Bertahan Hidup Berbekal ‘Ilmu YouTube’, Ayah dan Anak Selamat Setelah Tersesat 2 Hari di Gunung Bukittunggu

waktu baca 2 menit
Jumat, 17 Okt 2025 21:01 135 IDNKendari.com

Theasianet.com, Bandung–Deden Yudi (42) dan putranya, Zaizafan Dhiya (19), akhirnya berhasil ditemukan selamat setelah tersesat selama dua hari di kawasan Gunung Bukittunggul, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Keduanya ditemukan tim SAR gabungan pada Jumat (17/10) siang, dalam kondisi sehat walau kelelahan.

Diketahui, Deden dan Zaizafan memulai pendakian pada Rabu (15/10) pagi melalui basecamp Lembah Tengkorak. Niat awal mereka hanyalah hiking santai tanpa bermalam.

“Saya baru pertama kali ini. Enggak niat camping. Cuma hiking aja,” ujar Deden saat ditemui di Basecamp Lembah Tengkorak, seperti dikutip dari laman CNNIndonesia.com.

Menurut penuturan Deden, ia dan anaknya berhasil mencapai puncak menjelang sore. Namun, saat berniat turun, mereka mulai kebingungan di tengah perjalanan. Hari yang kian gelap membuat mereka sadar telah salah mengambil jalur turun.

Tanpa persiapan dan peralatan camping, serta bekal yang minim karena hanya berencana hiking singkat, Deden dan Zaizafan terpaksa melewati dua malam di tengah hutan.

Teringat Tips Bertahan Hidup dari YouTube
Dalam situasi genting tersebut, Deden mengaku mengandalkan pengetahuan yang pernah ia dapat dari YouTube untuk bertahan hidup. Prioritas utama Deden adalah memastikan sang anak tidak kehausan.

“Saya juga enggak bawa tenda. Ya, saya intinya jangan sampai kehausan sama anak saya. Untuk makan, kebetulan saya pernah belajar dari YouTube (untuk bertahan hidup) dan bisa melewati malam tanpa insiden,” ungkap Deden.

Setelah seharian mencoba mencari jalur pulang pada Kamis (16/10) namun gagal, keberuntungan menghampiri mereka keesokan harinya.

Tim SAR gabungan yang melakukan pencarian akhirnya menemukan Deden dan Zaizafan pada Jumat (17/10) sore hari. Keduanya ditemukan di lembahan Gunung Pasanggrahan, lokasi yang cukup jauh dari Gunung Bukittunggul tempat mereka tersesat.

Sigit Harianto menyebutkan, kondisi ayah dan anak tersebut saat ditemukan sehat, tanpa luka atau cedera.

“Alhamdulilah kondisinya sehat, tidak luka atau cedera,” katanya.

Meskipun demikian, untuk memastikan kondisi kesehatan, terutama Zaizafan yang memiliki riwayat asma, keduanya langsung dibawa ke pusat kesehatan masyarakat terdekat menggunakan ambulans setelah beristirahat sejenak di basecamp.

 

(ree/red)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA