Indonesia Bersiap Jadi Raksasa Emas dan Tembaga Global!

waktu baca 2 menit
Rabu, 4 Jun 2025 13:35 107 IDNKendari.com

Theasianet.com, Jakarta-Kabar gembira datang dari sektor pertambangan Indonesia! Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, mengumumkan target ambisius: Indonesia siap memproduksi 70-80 ton emas per tahun mulai tahun ini. Angka fantastis ini terwujud berkat beroperasinya dua fasilitas pengolahan dan pemurnian emas raksasa milik PT Amman Mineral Nusa Tenggara dan PT Freeport Indonesia (PTFI).

Bayangkan saja, pabrik PTFI di Gresik saja diperkirakan akan menyumbang 50-60 ton emas! Sementara itu, pabrik Amman yang megah di Sumbawa Barat akan menyumbangkan sekitar 18-22 ton emas setiap tahunnya.

“Dulu, kita bahkan tidak pernah tahu berapa nilai tambah yang kita hasilkan. Semua dibawa keluar. Kini, kita akan menghasilkan sekitar 70-80 ton emas per tahun! Ini adalah langkah besar untuk bangsa kita,”ungkap Bahlil dalam acara Human Capital Summit (HCS) 2025,dikutip melalui CNBC Indonesia.

Namun, capaian ini bukan akhir dari segalanya. Pemerintah, melalui Kementerian ESDM, tengah gencar mendorong agar proyek hilirisasi tidak hanya berhenti pada emas batangan. Fokusnya adalah menggenjot industri turunan yang memiliki nilai tambah lebih tinggi.

“Ini adalah bagian dari pekerjaan kita. Kita akan terus mendorong pembangunan industri hilirisasi di sektor kabel, copper oil, dan beragam produk lainnya,” tegas Bahlil. Ini berarti, Indonesia akan terus berinovasi untuk mengolah hasil tambangnya menjadi produk-produk bernilai tinggi yang bisa bersaing di pasar global.

Tak hanya emas, Indonesia juga bersiap mengukir sejarah di pasar tembaga global! Dengan kontribusi dari PT Freeport Indonesia (PTFI) dan PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMAN), Indonesia digadang-gadang akan menjadi produsen katoda tembaga terbesar kelima di dunia.

Dari kedua perusahaan ini saja, Indonesia diproyeksikan mampu memproduksi katoda tembaga hingga 1,5 juta ton. Angka ini jelas menempatkan Indonesia pada posisi strategis dan penting dalam rantai pasok tembaga global. Ini adalah bukti nyata komitmen Indonesia untuk tidak hanya menjadi pengekspor bahan mentah, tetapi juga pemain kunci di industri hiliri dunia.

 

Redaksi

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA