OJK dan TPAKD Wakatobi Perkuat Sinergi Perluas Akses Keuangan Masyarakat di Tahun 2026

waktu baca 4 menit
Rabu, 17 Jun 2026 09:59 106 IDNKendari.com

IDNK, Kendari – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kabupaten Wakatobi terus memperkuat sinergi dalam mendorong percepatan program prioritas inklusi keuangan tahun 2026.

Upaya tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Rapat Evaluasi TPAKD Kabupaten Wakatobi yang membahas evaluasi implementasi program kerja, perluasan akses keuangan masyarakat, serta optimalisasi dukungan pembiayaan terhadap berbagai program prioritas daerah.

Kegiatan yang digelar pada 11 Juni 2026 tersebut menjadi bagian dari komitmen bersama dalam membangun ekosistem keuangan daerah yang inklusif melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, lembaga jasa keuangan, serta berbagai pemangku kepentingan terkait.

Selain mengevaluasi capaian program yang telah berjalan, rapat tersebut juga menjadi wadah penyusunan strategi untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan keuangan formal sekaligus mendukung pencapaian target inklusi keuangan nasional sebesar 93 persen pada tahun 2029.

Kepala OJK Provinsi Sulawesi Tenggara melalui Manajer Madya Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, Pelindungan Konsumen, dan Layanan Manajemen Strategis (PEPK dan LMSt), Desiyani Patra Rapang, menyampaikan apresiasi terhadap komitmen Pemerintah Kabupaten Wakatobi dan seluruh anggota TPAKD dalam menjalankan program percepatan akses keuangan.

“Perluasan program prioritas TPAKD Wakatobi pada tahun 2026 mencerminkan komitmen yang kuat dalam memperluas akses keuangan masyarakat. OJK akan terus mendukung melalui penguatan koordinasi, pendampingan, dan evaluasi agar setiap program berjalan secara efektif serta mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan perekonomian daerah,” ujar Desiyani.

Menurutnya, sinergi melalui TPAKD diharapkan mampu membuka akses masyarakat terhadap berbagai layanan keuangan formal, mulai dari pembiayaan usaha, transaksi keuangan digital, investasi legal dan berizin, hingga perluasan perlindungan sosial.

Dengan semakin luasnya akses layanan keuangan, masyarakat diharapkan dapat memperoleh layanan yang aman, mudah dijangkau, serta sesuai dengan kebutuhan sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan secara berkelanjutan.

Sementara itu, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Wakatobi, Darwis Rachim, menegaskan pentingnya kolaborasi seluruh pihak dalam menyukseskan program TPAKD.

“Program TPAKD bukan sekadar memenuhi target administrasi, melainkan menjadi instrumen strategis dalam mempercepat kemandirian ekonomi masyarakat. Sinergi yang terbangun diharapkan mampu memperluas akses pembiayaan dan layanan keuangan bagi pelaku UMKM serta masyarakat hingga ke wilayah kepulauan,” kata Darwis.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS Kabupaten Wakatobi, La Ode Saharumu, juga menyampaikan kesiapan pihaknya dalam mendukung penguatan akses pembiayaan produktif bagi pelaku usaha mikro melalui sinergi bersama TPAKD.

Dukungan tersebut diwujudkan melalui penyediaan bantuan modal usaha produktif yang diharapkan dapat meningkatkan kapasitas usaha masyarakat agar lebih mandiri dan berkelanjutan.

Selain itu, sejumlah lembaga jasa keuangan yang hadir menyatakan komitmennya untuk memperkuat inklusi keuangan di Kabupaten Wakatobi melalui perluasan layanan keuangan, peningkatan pembiayaan bagi pelaku UMKM, optimalisasi layanan keuangan tanpa kantor (Laku Pandai), pengembangan akses investasi legal, serta perluasan kepesertaan program perlindungan sosial.

Dalam rapat evaluasi tersebut, TPAKD Kabupaten Wakatobi menyepakati sejumlah langkah strategis pelaksanaan program prioritas tahun 2026.

Salah satunya yakni percepatan implementasi Program KEJAR Sentosa melalui peningkatan kepemilikan rekening Simpanan Pelajar (SimPel) dengan target capaian sebesar 89 persen.

Hingga saat ini tercatat sebanyak 34.186 pelajar telah memiliki rekening SimPel. Ke depan, program tersebut menargetkan penambahan sekitar 2.000 hingga 3.000 rekening baru sekaligus memperkuat kualitas pelaporan sebagai bagian dari persiapan mengikuti KEJAR Award 2026.

Selain itu, TPAKD juga akan mengoptimalkan Program Kredit Melawan Rentenir Modal Sentosa dengan meningkatkan plafon pembiayaan tanpa bunga dari sebelumnya Rp5 juta menjadi Rp10 juta guna memperluas akses pembiayaan produktif bagi pelaku usaha mikro.

Program Ekosistem Keuangan Inklusif (EKI) juga menjadi perhatian melalui optimalisasi peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebagai pusat layanan keuangan masyarakat di tingkat desa.

TPAKD Wakatobi juga mendorong perluasan program perlindungan sosial bagi pekerja rentan dan tenaga non-ASN, serta meningkatkan edukasi kepada masyarakat agar terhindar dari praktik investasi ilegal, pinjaman online ilegal, dan berbagai bentuk kejahatan keuangan lainnya.

Selain itu, peningkatan literasi pasar modal turut menjadi salah satu fokus melalui dukungan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk yang menyediakan kemudahan akses investasi saham bagi masyarakat melalui fitur BEYOND pada aplikasi wondr by BNI.

Sebagai tindak lanjut, TPAKD Kabupaten Wakatobi menyepakati mekanisme monitoring dan evaluasi secara berkala melalui laporan realisasi program dari masing-masing lembaga jasa keuangan setiap triwulan.

Seluruh lembaga penyalur juga didorong mempercepat penyampaian data capaian rekening pelajar sebagai bagian dari proses penilaian KEJAR Award 2026 yang akan berlangsung hingga 31 Juli 2026.

Melalui penguatan sinergi antara OJK, Pemerintah Kabupaten Wakatobi, TPAKD, lembaga jasa keuangan, dan seluruh pemangku kepentingan, implementasi program prioritas diharapkan semakin efektif dalam memperluas akses keuangan formal, meningkatkan produktivitas pelaku usaha, serta memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat.

Kolaborasi tersebut menjadi langkah strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif, berkelanjutan, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Wakatobi.(Red)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA