IDNK, Kendari – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) memastikan pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas selama pelaksanaan Partai Bulan Bintang (PBB) DPW Sultra Cup Race 2026 berjalan aman, tertib, dan terkendali.

Kegiatan balap motor yang berlangsung selama dua hari, Sabtu hingga Minggu (3–4 Oktober 2026), di kawasan Tugu Religi eks MTQ Kendari tersebut mendapat pengamanan terpadu dari Ditlantas Polda Sultra bersama Polresta Kendari dan unsur pengamanan terkait.

Direktur Lalu Lintas Polda Sultra, KBP Dr. Argowiyono, S.H., S.I.K., M.Si., turun langsung memantau pelaksanaan pengamanan guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan sesuai prosedur, khususnya dalam menjaga kelancaran lalu lintas dan keselamatan masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, Ditlantas Polda Sultra memfokuskan pengamanan pada Ring 3, yakni pengaturan arus lalu lintas di ruas jalan sekitar kawasan MTQ. Sebanyak 51 personel BKO Polda dikerahkan untuk mendukung pengamanan, termasuk mengantisipasi kepadatan kendaraan serta menjaga pemisahan antara lintasan balap, area penonton, kendaraan umum, kendaraan peserta, dan jalur darurat (emergency).

Melalui rekayasa lalu lintas yang dilakukan secara dinamis dan penempatan personel pada titik-titik strategis, arus kendaraan di sekitar lokasi kegiatan dapat dikelola dengan baik. Jalur darurat serta akses keluar-masuk kawasan juga tetap dijaga steril selama perlombaan berlangsung.

Koordinasi antara panitia penyelenggara, Ditlantas Polda Sultra, Polresta Kendari, dan unsur pengamanan lainnya turut menjadi faktor penting dalam mendukung kelancaran kegiatan. Setiap unsur menjalankan tugas sesuai pembagian wilayah pengamanan guna meminimalkan potensi gangguan terhadap keselamatan peserta maupun masyarakat.

Meski secara umum berlangsung kondusif, pada hari pertama kegiatan sempat terjadi insiden kendaraan peserta balap yang bersenggolan di tikungan depan gedung DPRD. Insiden tersebut mengakibatkan korban mengalami luka ringan dan fraktur. Peristiwa ini menjadi catatan penting dalam evaluasi aspek keselamatan penyelenggaraan balap motor.

Sebagai bentuk tanggung jawab penyelenggaraan, pihak panitia juga telah menyerahkan surat pernyataan pertanggungjawaban kegiatan kepada Kapolresta Kendari.

Evaluasi untuk Pengamanan yang Lebih Optimal

Dari hasil pemantauan selama dua hari, Ditlantas Polda Sultra memberikan sejumlah rekomendasi untuk meningkatkan kualitas pengamanan pada kegiatan serupa di masa mendatang.

Pengamanan pembatas antara lintasan balap dan ruang publik perlu diperkuat, antara lain melalui penambahan garis polisi, terutama menjelang sore hari ketika jumlah penonton dan masyarakat meningkat. Langkah tersebut diperlukan untuk mencegah penonton meluber ke badan jalan yang dapat membahayakan keselamatan serta mengganggu arus lalu lintas.

Selain itu, rekayasa lalu lintas perlu terus disesuaikan dengan perkembangan situasi di lapangan, termasuk kepadatan penonton dan tahapan perlombaan. Komunikasi antara panitia atau event organizer (EO) dengan petugas pengamanan melalui perangkat komunikasi handy talky (HT) juga perlu dioptimalkan agar setiap perubahan situasi dapat direspons secara cepat dan tepat.

Secara keseluruhan, pelaksanaan PBB DPW Sultra Cup Race 2026 berjalan dengan baik melalui penerapan prinsip keselamatan, pemisahan area, manajemen lalu lintas, pengamanan akses darurat, serta koordinasi terpadu antarpersonel.

Keberhasilan pengamanan ini menjadi wujud komitmen Ditlantas Polda Sultra dalam mendukung kegiatan masyarakat sekaligus mengutamakan keselamatan pengguna jalan, peserta balap, dan seluruh pengunjung.

Melalui pengamanan yang terencana dan evaluasi berkelanjutan, Ditlantas Polda Sultra terus berupaya mewujudkan situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) yang kondusif di wilayah Sulawesi Tenggara.(Red)