As Sering Kali Jadi Sorotan Usai Jatuhkan Sanksi Ke Israel

waktu baca 2 menit
Minggu, 4 Feb 2024 08:58 161 IDNKendari.com

SAR palestina berupaya melakukan pertolongan terhadap sejumlah warga Gaza yang terjebak reruntuhan akibat serangan dari militer Israel.

Jakarta, THEASIANET.COM-Amerika Serikat belakangan sering kali menjadi sorotan usai menjatuhkan sanksi ke sejumlah individu di Israel.

Presiden AS Joe Biden mengeluarkan perintah eksekutif terkait sanksi terhadap empat warga pemukim Israel di Tepi Barat.

Mengapa sanksi itu muncul?

AS menjatuhkan sanksi ke empat warga Israel yakni David Chai Chasdai, Einan Tanjil, Shalom Zicherman, dan Yinon Levi.

Mereka terbukti melakukan kekerasan atau intimidasi terhadap terhadap warga Palestina di Tepi Barat.

Keempat warga Israel itu dinyatakan terlibat sejumlah kejahatan seperti memulai dan memimpin kerusuhan, membakar bangunan, ladang, dan kendaraan, menyerang warga sipil, dan merusak properti warga Palestina.

AS menyebut Chasdai memprakarsai dan memimpin kerusuhan, yang melibatkan pembakaran kendaraan dan bangunan.

“Menyerang warga sipil Palestina, dan menyebabkan kerusakan properti di Huwara, yang mengakibatkan kematian seorang warga sipil di Palestina,” demikian menurut AS.

Sementara itu, Tanjil terlibat dalam menyerang petani Palestina dan aktivis Israel.

Dia menyerang dengan menggunakan batu dan pentungan sehingga mengakibatkan cedera pada korban

Zicherman disebut menyerang aktivis Israel dan kendaraan mereka di Tepi Barat.

“Dia memblokade mereka di jalan, dan berusaha memecahkan jendela kendaraan yang lewat,” lanjut AS.

Kemudian Levi disebut memimpin kelompok pemukim dari pos terdepan Meitarim Farm menyerang warga sipil Palestina dan Badui.

Dia juga dinyatakan mengancam warga Palestina dengan kekerasan jika tak meninggalkan rumah, membakar ladang, dan merusak properti mereka.

Namun, AS sejauh ini tak berencana menjatuhkan sanksi terhadap pejabat atau pemerintah Israel.

Merespons keputusan AS, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan sanksi AS merupakan hal yang tak perlu.

“Israel bertindak melawan semua pelanggar hukum di mana-mana, maka tidak ada tempat untuk tindakan luar biasa dalam hal ini,” demikian rilis Kantor PM Israel.

Sejak dulu, Biden mengutuk keras tindakan kekerasan yang dilakukan para pemukim Israel di Tepi Barat yang sampai menewaskan warga sipil Palestina.

Masalah tersebut juga menjadi topik Biden dan Netanyahu beberapa bulan terakhir.*

 

Sumber: CNN INDONESIA

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA