Jambore Tangguh Bencana Bakal Digelar: Program Inovatif Sultra Hadapi Bencana

waktu baca 2 menit
Senin, 10 Mar 2025 18:41 174 IDNKendari.com

Theasianet, Kendari-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulawesi Tenggara (Sultra) bertekad untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana alam.  Langkah ini diambil untuk meminimalisir dampak buruk bencana dan memaksimalkan upaya penyelamatan.

Sebagai upaya konkret, BPBD Sultra telah merencanakan Jambore Tangguh Bencana yang akan diselenggarakan di Kabupaten Kolaka Timur pada 19-21 April 2025. Jambore ini merupakan program inovatif Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka, dan Wakil Gubernur Hugua, yang masuk dalam quick win 100 hari kerja mereka.

Jambore ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana melalui berbagai pelatihan dan simulasi.  Peserta Jambore Tangguh Bencana akan mendapatkan pengetahuan dan keterampilan praktis dalam menghadapi berbagai situasi darurat.

Selain melibatkan masyarakat, BPBD Sultra juga akan menggandeng berbagai instansi terkait, termasuk Basarnas, TNI Angkatan Darat, dan TNI Angkatan Laut. Kolaborasi ini bertujuan untuk menciptakan sinergi yang kuat dalam upaya penanggulangan bencana di Sulawesi Tenggara.

Melalui kegiatan simulasi, masyarakat akan mendapatkan pemahaman langsung mengenai langkah-langkah yang harus dilakukan saat terjadi bencana.  Mereka akan dilatih untuk bertindak dengan tenang dan tepat, sehingga dapat meminimalisir risiko dan kerugian.

“Simulasi ini akan memberikan pemahaman langsung kepada masyarakat mengenai langkah-langkah yang harus dilakukan saat terjadi bencana, sehingga mereka dapat bertindak dengan tenang dan tepat,” jelas Kepala BPBD Sultra, Muhammad Yusuf.

BPBD Sultra juga menyadari pentingnya peran media dalam menyebarkan informasi dan edukasi terkait mitigasi bencana.  Melalui kerja sama dengan media, BPBD Sultra berharap informasi mengenai kesiapsiagaan dan langkah-langkah menghadapi bencana dapat diakses oleh masyarakat secara luas.

“Peran media sangat krusial dalam menyebarkan informasi mitigasi bencana secara luas. Dengan adanya edukasi yang terus-menerus, masyarakat bisa lebih siap dan tidak mudah panik saat menghadapi bencana,” ujar Muhammad Yusuf.

BPBD Sultra berkomitmen untuk terus meningkatkan program edukasi kebencanaan, sehingga seluruh masyarakat Sulawesi Tenggara semakin tangguh dalam menghadapi situasi darurat.(Red)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA