Jelang Nataru 2024, Basarnas Kendari Gelar Apel Siaga SAR

waktu baca 3 menit
Senin, 18 Des 2023 12:06 229 IDNKendari.com

BASARNAS Kendari saat menggelar apel pembukaan siaga SAR.

Kendari, THEASIANET.COM-Jelang Natal 2023 dan Tahun baru 2024, Kantor Pencarian dan Pertolongan (BASARNAS) Kendari menggelar apel pembukaan siaga SAR yang bertempat di halaman kantor Basarnas Kendari (18/12/2023) pagi tadik.

Kepala Basarnas Kendari, Muhammad Arafah mengatakan, tujuan pelaksanaan Siaga SAR ini khusus Natal 2023 dan Tahun Baru 2024, agar terwujudnya pelayanan SAR yang profesional, sinergi dan militan untuk mendukung kebijakan pemerintah.

“Pelaksanaan Siaga SAR ini khusus Natal dan Tahun baru 2023-2024, bertujuan untuk mewujudkan pelayanan SAR yang profesional sinergi dan militan guna mendukung kebijakan pemerintah,”Kata Muhammad Arafah dalam pelaksanaan apel siaga SAR di kantor halaman Basarnas Kendari.

Kepala Basaranas Kendari Muhammad Arafah saat membukan Apel Siaga SAR Nataru 2024.

Ia menjelaskan, terdapatnya peningkatan jumlah masyarakat yang mudik libur nataru kali ini akibat bersamaan dengan waktu libur sekolah, mempertimbangkan kondisi faktual tersebut maka penyelenggaraan Siaga SAR Khusus Nataru harus tetap mengedepankan aspek keselamatan dalam pelaksanaannya.

“Kita lihat terdapat peningkatan jumlah masyarakat yang akan bermudik libur Nataru kali ini, karena akibat bersamaan dengan waktu libur sekolah, jadi kami mempertimbangkan kondisi faktual tersebut, jadi penyelenggaraan Siaga SAR khusus Nataru wajib mengedepankan aspek keselamatan,”ujarnya.

Selain itu ia juga memerintahkan kepada seluruh personil yang melaksanakan siaga agar dalam pelaksanaan Siaga SAR Khusus, tetap melaksanakan prinsip-prinsip Quick Action Search and Rescue dalam merespon setiap bentuk kedaruratan secara profesional.

“Pelihara dan tingkatkan kesiapan personil, alur dan peralatan agar kecepatan waktu tanggap (Response Time) dan waktu tempuh (Deployment Time) dapat tercapai dengan maksimal sehingga semakin banyak korban yang bisa diselamatkan apabila dibutuhkan Operasi SAR,”Jelasnya

Di tambahnya, dalam Pelaksanaan Siaga SAR Khusus Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 akan dilaksanakan selama 19 hari yakni pada tanggal 18 Desember 2023 hingga 5 Januari 2024, dimana puncak arus mudik natal diperkirakan pada tanggal 23-24 Desember 2023 dan puncak arus balik tanggal 26-27 Desember 2023, sedangkan puncak arus mudik Tahun Baru 30-31 Desember 2023 dan puncak arus balik pada tanggal 2-3 Januari 2024, sementara untuk tempat-tempat wisata yang diperkirakan padat pengunjung di tanggal 31 Desember 2023 hingga 1 Januari 2024.

“Adapun potensi ancaman yang perlu diwaspadai dalam pelaksanaan Siaga SAR Khusus Nataru tahun ini diantaranya, Bencana hidrometeorologi yaitu banjir, gelombang tinggi, longsor, banjir bandang dan angin puting beliung. kemudian Bencana geologi yaitu gempa bumi dan tsunami. Selain itu, Kecelakaan Transportasi yaitu kecelakaan kapal, pesawat dan kecelakaan di jalan raya. Kemudian Kondisi Membahayakan Manusia diantaranya kedaruratan di tempat-tempat wisata,”Ucapnya.

Lanjutnya, Sementara itu Lokasi Siaga SAR Khusus Nataru yaitu di Pelabuhan Nusantara kendari, pelabuhan feri kendari, pelabuhan panggulu belo wanci, pelabuhan wawonii, pelabuhan torobulu, pelabuhan murhum, pelabuhan raha, pelabuhan penyebrangan kolaka – bajoe, pelabuhan tobaku, Bandara Haluoleo, Bandara betoambari, bandara matahora, bandara Sangia Nibandera dan tempat wisata kendari, kolaka, baubau, wakatobi, luwu timur, konawe utara dan muna, serta di terminal angkutan darat.

“Menghadapi Nataru 2023-2024, KPP Kendari sendiri telah mempersiapkan personil sebanyak 122 orang dan 773 orang potensi SAR yang telah dibina oleh KPP Kendari diseluruh provinsi Sulawesi tenggara, dan semuanya akan di tempatkan di lokasi-lokasi yang sudah di khususkan untuk Nataru nantinya,”ucapnya

Sementara itu, Sarana yang digunakan dalam siaga SAR sendiri bagian Sarana Air yaitu perahu karet 10 unit, jet ski 2 unit, RIB 6 unit, kapal 3 unit. Kemudian untuk sarana darat yaitu rescue car 12 unit, ambulance 1 unit, ATV 3 unit, rescue trail 11 unit, truck personil 6 unit, rescue truck 1 unit, peralatan SAR darat 4 set.

Kemudian untuk peralatan pendukung, peralatan medis, peralatan selam, dan peralatan pendukung keselamatan lainnya.

(Ar/am)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA