Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.*
THEASIANET.COM-Agresi Israel terus saja menggempur Jalur Gaza Palestina tanpa hati. Agresi Israel yang semakin membabi buta melakukan penyerangan melalui udara dan darat membuat ribuan warga Gaza dan anak-anak tewas seketika.
Hal inipun menjadi sorotan Dunia dan berita internasional selama beberapa hari terakhir.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan tak ada perdamaian sebelum kelompok perlawanan di Palestina (Hamas) hancur.
Pernyataan Netanyahu itu tertuang dalam tulisan opini Netanyahu yang dirilis Wall Street Journal pada Senin (25/12/2023) malam.
“Hamas harus dihancurkan, Gaza harus demiliterisasi, dan masyarakat Palestina harus dideradikalisasi. Ini adalah tiga prasyarat perdamaian antara Israel dan tetangganya Palestina di Gaza,” kata Netanyahu.
Netanyahu menjelaskan demiliterisasi di Gaza akan memerlukan pembentukan zona keamanan sementara di sekitarnya.*
Tidak ada komentar