Bumi perkemahan yang digelar oleh Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kota Kendari resmi dibuka. Theasianet.com, Kendari-Kegiatan bumi perkemahan yang digelar oleh Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kota Kendari resmi dibuka pada Minggu pagi, 20 Juli 2025. Pembukaan berlangsung meriah dengan pertunjukan pencak silat dari Perguruan Pencak Silat Nasional ASAD.
Acara ini secara resmi dibuka oleh Anggota Komisi III DPRD Kota Kendari, Rajab Jinik, di kompleks Pondok Pesantren Al Mukhlis, Kelurahan Wundudopi, Kecamatan Baruga. Kegiatan akan berlangsung selama tiga hari, hingga 22 Juli mendatang.
Ketua Panita sekaligus Ketua Persinas ASAD Kota Kendari, Muhammad Ridwan Adnan, menjelaskan, perkemahan ini diikuti oleh peserta lintas kabupaten seperti Kota Kendari, Konawe Selatan, Konawe Utara, hingga Kabupaten Bombana. Peserta dibekali perlengkapan untuk hidup mandiri di alam terbuka.
“Kita ingin membentuk kemandirian. Para peserta memasak sendiri, membawa bahan pangan seperti beras dan mie instan. Ini bagian dari pembinaan karakter agar generasi muda punya daya juang dan keterampilan hidup,” ujar Ridwan.
Menurut Ketua LDII Kota Kendari, Anwar Sadad, kegiatan ini diikuti oleh lebih dari 300 peserta dan dirancang untuk membentuk karakter generasi muda melalui pendekatan religius, disiplin, dan kepedulian terhadap lingkungan.
“Karakter yang kami tanamkan adalah alim, faqih, mandiri. Nilai-nilai luhur seperti jujur, amanah, rukun dan kerja sama terus kita tumbuhkan. Ini bagian dari pendidikan karakter sejak dini,”pungkasnya.
Perkemahan ini juga menjadi ajang pembelajaran untuk menjaga lingkungan dan memperkuat nilai kebersamaan antar generasi muda.
Rajab Jinik menilai, kegiatan seperti ini bisa menjadi contoh bagi dunia pendidikan formal, karena tidak hanya mengedepankan pengetahuan, tetapi juga akhlak dan pembentukan karakter.
“Sekarang kita diberi contoh bahwa akhlak itu bisa didahulukan. Ilmunya jalan, akhlaknya juga jalan. Ini bisa menjadi pilot project di sekolah-sekolah, karena di luar sana anak-anak kita banyak yang terlibat tawuran, balap liar, dan sebagainya,”kata Rajab Jinik.
Melalui bumi perkemahan ini, LDII dan Persinas ASAD berharap dapat mencetak generasi muda yang tangguh, berakhlak mulia, serta cinta lingkungan—untuk masa depan Kota Kendari yang lebih baik.(Man/red)
Tidak ada komentar