Pesawat Kargo Tergelincir di Hong Kong, Hantam Kendaraan Bandara hingga Dua Petugas Tewas

waktu baca 2 menit
Senin, 20 Okt 2025 14:15 131 IDNKendari.com

Theasianet.com, Hongkong–Sebuah insiden mengerikan terjadi di Bandara Internasional Hong Kong (HKIA) pada Senin (20/10) dini hari. Pesawat kargo Boeing milik Emirates tergelincir dari landasan pacu saat mendarat, menghantam area landasan hingga menyebabkan dua petugas darat bandara tewas setelah kendaraan yang mereka tumpangi ikut terlempar ke laut.

Departemen Penerbangan Sipil Hong Kong (CAD) mengonfirmasi kecelakaan tragis yang melibatkan penerbangan Emirates EK9788 yang datang dari Dubai tersebut.

Pesawat nahas itu keluar jalur sekitar pukul 03.50 waktu setempat. Foto-foto dramatis yang beredar di media sosial menunjukkan pesawat berbadan lebar itu sebagian besar tenggelam di perairan di ujung landasan, dengan bagian ekornya terlihat patah dan ringsek.

Mengutip dari laman CNN, Polisi mengidentifikasi dua korban tewas adalah petugas darat bandara yang berada di dalam kendaraan. Mereka tewas seketika setelah pesawat yang kehilangan kendali itu melaju keluar landasan dan menyeret kendaraan mereka hingga jatuh ke laut.

Empat awak pesawat yang berada di dalam kokpit berhasil dievakuasi dan segera dilarikan ke rumah sakit setempat untuk mendapatkan perawatan medis.

Rekaman media lokal memperlihatkan respons darurat yang masif, dengan puluhan mobil pemadam kebakaran, kendaraan penyelamat, dan kapal penyelamat langsung dikerahkan ke lokasi kejadian di area landasan.

Sementara itu, Otoritas setempat sementara melakukan penyelidikan mendalam terkait penyebab jatuhnya kendaraan kelaut yang menyebabka dua orang tewas, apakah dipicu secara langsung oleh insiden tergelincirnya pesawat dijalurnya.

Sementara itu Bandara Internasional Hong Kong terpaksa menutup sementara operasi di landasan pacu utara. Dua landasan pacu lainnya tetap dioperasikan, meskipun insiden ini dikhawatirkan dapat memicu penundaan penerbangan.

Pihak berwenang berjanji akan mengumumkan perkembangan terbaru setelah hasil investigasi keluar.

 

(Cnn/red)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA