IDNK, Konawe Kepulauan – Polres Konawe Kepulauan memantau langsung perkembangan stok dan distribusi BBM subsidi di 3 titik penyalur di Kabupaten Konawe Kepulauan, Sulawesi Tenggara Sabtu (31/10/2026).

Hasil pantauan menunjukkan adanya perbedaan stok di setiap SPBU dan APMS Dan Terjadi Antrean kendaraan.

Untuk Rincian Stok per 31 Oktober 2026 Di SPBU PT. Tiga Tunas Madani, Wawonii Utara, Pertalite kosong, Bio Solar 16 KL, tidak ada antrian.

Sementara Di APMS PT. Yudhavia Enegi, Wawonii Barat, Pertalite 40 KL, Bio Solar kosong. Antrean mobil 50 meter, motor 20 meter.

Di APMS PT. Tendri Pulau Wawonii, Wawonii Tenggara, Pertalite 40 KL, Bio Solar 8 KL. Antrean mobil 40 meter, motor 15 meter.

Kapolres Konewe kepulauan AKBP Ahmad Mega Rahmawan Mengatakan, Antrean terjadi akibat pembatasan kuota dari TBBM Pertamina Kendari. Selain itu, harga eceran yang mahal membuat warga berbondong-bondong ke SPBU Dan APMS.

Pihaknya juga Akan mewaspadai potensi penyalahgunaan BBM subsidi seperti antrian berulang dan penggunaan jerigen.

“Kamtibmas aman dan kondusif. Namun perlu pengawasan terpadu dan tindakan hukum bagi pelaku penyalahgunaan BBM subsidi,” jelasnya.

Polres Konawe Kepulauan mengimbau masyarakat untuk tidak menimbun dan membeli BBM sesuai kebutuhan.(Red)