IDNK, JAKARTA – Wali Kota Kendari, dr. Hj. Siska Karina Imran, SKM, menghadiri Rapat Koordinasi Nasional Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (Rakornas TPAKD) Tahun 2026 yang berlangsung di Jakarta International Expo (JIExpo), Kemayoran, Jakarta, Kamis (22/10/2026).

Kegiatan yang dihadiri langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, tersebut mengusung tema “Percepatan Akses Keuangan Berkelanjutan untuk Kesejahteraan Rakyat Indonesia.”Rakornas menjadi forum strategis untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia, serta industri jasa keuangan dalam memperluas akses layanan keuangan yang inklusif dan berkelanjutan.

Dalam arahannya, Presiden Prabowo Subianto mengapresiasi keberhasilan pembentukan TPAKD di seluruh provinsi, kabupaten, dan kota di Indonesia sejak akhir tahun 2024. Presiden menegaskan bahwa perluasan akses keuangan harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam meningkatkan pendapatan, daya beli, dan kesejahteraan keluarga.“Pembangunan ekonomi tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan secara makro, tetapi benar-benar dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk petani, nelayan, pedagang, dan pelaku UMKM,” tegas Presiden.

Momentum Rakornas TPAKD 2026 juga ditandai dengan peluncuran Dewan Nasional Kesejahteraan Keuangan (DNKK) oleh Presiden Prabowo. Pembentukan lembaga tersebut menegaskan arah kebijakan nasional yang tidak hanya fokus pada kepemilikan layanan keuangan, tetapi juga pada peningkatan kesejahteraan keuangan masyarakat hingga tingkat keluarga.

Pemerintah Kota Kendari, keikutsertaan dalam Rakornas TPAKD 2026 menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif.Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, perbankan, lembaga jasa keuangan, dan seluruh pemangku kepentingan

.“Perluasan akses keuangan harus menjadi instrumen untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Di Kota Kendari, kami ingin memastikan bahwa pelaku UMKM, perempuan pelaku usaha, generasi muda, serta masyarakat yang selama ini memiliki keterbatasan akses pembiayaan dapat memperoleh kesempatan yang lebih besar untuk mengembangkan usaha dan meningkatkan pendapatan keluarga,” ujar Wali Kota

Siska.Menurutnya, penguatan akses keuangan juga menjadi bagian penting dalam mendukung pembangunan ekonomi Kota Kendari yang inklusif dan berkelanjutan. Melalui TPAKD, Pemkot Kendari akan terus mendorong sinergi dengan OJK, Bank Indonesia, perbankan, dan lembaga jasa keuangan lainnya untuk memperluas jangkauan layanan keuangan sekaligus meningkatkan literasi masyarakat.

Selain permodalan, Siska juga menekankan pentingnya pengembangan ekosistem ekonomi digital, peningkatan kapasitas pelaku UMKM, serta pemanfaatan layanan keuangan digital untuk mendukung produktivitas dan daya saing usaha lokal.

“Kami berharap hasil Rakornas ini dapat diterjemahkan menjadi langkah konkret di daerah, terutama dalam memperkuat akses pembiayaan usaha produktif, meningkatkan literasi keuangan, dan mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat. Tujuannya agar pertumbuhan ekonomi Kota Kendari dapat dirasakan secara merata,” tambahnya.

Partisipasi Wali Kota Kendari dalam Rakornas TPAKD 2026 sekaligus menegaskan dukungan Pemerintah Kota Kendari terhadap agenda nasional perluasan akses keuangan, sejalan dengan komitmen mewujudkan Kota Kendari yang maju, berdaya saing, inklusif, dan berkelanjutan.(Red)