TKA dan Tenaga Kerja Lokal di PT IPIP Adu Jotos Buntut Pekerja Asing Aniaya pekerja Lokal

waktu baca 2 menit
Rabu, 28 Jan 2026 17:29 411 IDNKendari.com

IDNK, Kolaka–Beginilah detik-detik saat Tenaga Kerja Asing (TKA) terlibat bentrok dengan pekerja lokal, buntut setelah TKA melakukan penganiayaan terhadap pekerja lokal di kawasan industri PT Indonesia Pomalaa Industry Park (IPIP), Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, Rabu (28/1/2026).

Peristiwa tersebut sempat memicu ketegangan di area pembangunan fasilitas pemurnian nikel perusahaan tersebut.

Kepolisian Resor Kolaka membenarkan adanya kejadian tersebut. Kapolres Kolaka, AKBP Yudha Widyatama Nugraha, mengatakan pihaknya telah mengamankan dua orang warga negara asing yang diduga terlibat dalam aksi penganiayaan tersebut.

“Untuk sementara, dua orang WNA yang diduga melakukan penganiayaan sudah kami amankan,” ujar Yudha saat dikonfirmasi awak media melalui sambungan telepon.

Menurut Yudha, kepolisian masih melakukan pendalaman untuk memastikan apakah ada pihak lain yang turut terlibat dalam insiden tersebut. Proses penyelidikan terus dikembangkan guna mengungkap secara utuh peristiwa yang terjadi.

“Kami masih mendalami, apakah hanya dua orang ini atau ada pelaku lain. Saat ini masih dalam proses pengembangan,” katanya.

Terkait kronologi kejadian, Yudha mengaku belum dapat menjelaskan secara rinci karena dirinya baru tiba di lokasi kejadian saat proses penyelidikan berlangsung.

“Saya baru sampai di lokasi, jadi kronologi lengkapnya masih kami dalami,” ungkapnya.

Meski sempat terjadi kericuhan, Yudha memastikan situasi di kawasan PT IPIP saat ini dalam kondisi terkendali. Ia menegaskan tidak ada pengerahan massa ke area perusahaan.

“Situasi sudah kondusif, tidak ada pengerahan massa. Kami sudah memberikan arahan di lokasi,” tegasnya.

Ia menambahkan, aspirasi para pekerja pada prinsipnya meminta agar pihak-pihak lain yang terlibat segera ditindak. Kepolisian pun berkomitmen menuntaskan kasus tersebut.

“Intinya mereka meminta agar pelaku lain, jika ada, segera dikejar. Itu yang sedang kami lakukan. Alhamdulillah, kondisi saat ini cukup kondusif,” pungkas Yudha.(red)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA