Ketidakjelasan Kehadiran Megawati di Istana, Ganjar: Ibu Akan Pimpin Upacara di Lenteng Agung

waktu baca 2 menit
Kamis, 14 Agu 2025 23:40 184 IDNKendari.com

Theasianet.com, Kendari- Tanda tanya mengenai kehadiran Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, dalam upacara peringatan HUT ke-80 RI di Istana Kepresidenan semakin menguat. Ketua DPP PDIP, Ganjar Pranowo, menyatakan bahwa Megawati justru akan memimpin upacara internal partainya di sekolah partai PDIP di Lenteng Agung, Jakarta Selatan, pada Minggu (17/8) mendatang.

Pernyataan Ganjar ini secara langsung membantah klaim dari Istana yang sebelumnya menyebut Megawati akan hadir dalam upacara kenegaraan.

Ganjar mengaku tidak mengetahui apakah Megawati akan hadir juga di Istana setelah upacara internal PDIP.

“Oh saya belum tahu. Tapi tadi jadwal yang disiapkan, Ibu akan memimpin upacara di Lenteng Agung,” kata Ganjar di kantor DPP PDIP, Kamis (14/8), dikutip dari laman CNN indonesia.

Pernyataan ini kontras dengan apa yang disampaikan oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi.

Prasetyo mengatakan bahwa pihaknya telah mengundang para tokoh bangsa, termasuk para mantan presiden, dan hampir seluruhnya mengkonfirmasi kehadiran.

Ia menyebut nama Megawati, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), dan Joko Widodo (Jokowi) sebagai mantan presiden yang diharapkan hadir.

“Insyaallah, alhamdulillah, hampir sebagian besar undangan, terutama undangan-undangan kepada para tokoh bangsa, semua sudah kami haturkan kepada beliau-beliau dan alhamdulillah hampir seluruhnya menyampaikan bahwa insyaallah akan ikut hadir dalam acara peringatan detik-detik proklamasi nanti tanggal 17 Agustus,” ujar Prasetyo di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (14/8).

Selain upacara 17 Agustus, Megawati juga disebut berpeluang tidak menghadiri sidang tahunan MPR pada Jumat (15/8).

Acara ini mengundang para mantan presiden dan wakil presiden. Hingga saat ini, Megawati menjadi satu-satunya mantan presiden yang belum mengkonfirmasi kehadirannya, menambah spekulasi tentang hubungan antara Istana dan Ketua Umum PDIP tersebut.

 

(ree/red)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA