PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Tenggara (Sultra) memastikan kesiapan penuh menghadapi Satuan Tugas (Satgas) Ramadan dan Idul Fitri 1447 Hijriah. IDNK, KENDARI – PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Tenggara (Sultra) memastikan kesiapan penuh menghadapi Satuan Tugas (Satgas) Ramadan dan Idul Fitri 1447 Hijriah. Sejumlah langkah strategis disiapkan untuk menjamin kelancaran distribusi serta ketahanan stok BBM, LPG, dan minyak tanah selama periode libur panjang dan arus mudik.
Agus Surya Pranata, Sales Area Manager Retail Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi untuk Wilayah Sultra, menjelaskan Pertamina membentuk tim khusus untuk mengawasi pendistribusian dan ketersediaan energi di seluruh wilayah Sultra, termasuk Kendari dan Baubau.
“Pengawasan dilakukan secara intensif terhadap penyaluran BBM subsidi maupun nonsubsidi, LPG 3 kilogram, hingga minyak tanah yang masih digunakan di wilayah kepulauan,” bebernya.
Dalam proyeksinya, kata dia, pertamina memperkirakan adanya peningkatan konsumsi sejumlah produk energi selama Satgas Ramadan–Idul Fitri. Kenaikan diprediksi terjadi pada LPG 3 kilogram, Pertalite, Pertamax, Pertamax Turbo, dan Dex Series dengan estimasi sekitar 6 hingga 8 persen dibandingkan kondisi normal. Sementara itu, konsumsi solar diperkirakan mengalami tren penurunan seperti tahun-tahun sebelumnya.
“Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, Pertamina telah menyiapkan tambahan pasokan serta mengoptimalkan suplai ke seluruh SPBU dan lembaga penyalur. Koordinasi juga dilakukan bersama stakeholder terkait, termasuk pemerintah daerah, Binda, Forkopimda, serta instansi teknis guna memastikan distribusi berjalan lancar,” pungkasnya.
Ia juga menyebut Selain penguatan stok, Pertamina juga menyiapkan SPBU dan agen siaga yang didukung oleh HISWANA MIGAS Sulawesi Tenggara. Sinergi ini diharapkan mampu meng-cover kebutuhan energi masyarakat selama arus mudik dan arus balik Lebaran.
“Pertamina membagi periode Ramadan dan Idul Fitri ke dalam tiga fase utama, yakni arus mudik tahap pertama sekitar sepekan sebelum Idul Fitri, arus mudik kedua menjelang hari raya, serta arus balik setelah Lebaran. Dengan panjangnya masa libur, koordinasi dengan sektor perbankan juga dilakukan guna memastikan kelancaran transaksi operasional lembaga penyalur BBM dan LPG,” katanya.
Menariknya, kata dia, tak hanya fokus pada distribusi energi, Pertamina turut menghadirkan berbagai program sosial dan promo menarik selama Ramadan. Di antaranya pembagian takjil gratis di sejumlah SPBU di Kendari, Baubau, dan beberapa kabupaten/kota lainnya di Sultra.
Khusus bagi pengemudi ojek online, Pertamina menghadirkan program “Berbagi dengan Ojol” (BOOM) berupa undian sepeda motor. Program ini menyasar mitra dari Gojek, Grab, Maxim, dan inDrive yang melakukan pembelian BBM menggunakan aplikasi MyPertamina. Undian akan digelar dalam tiga tahap pada Mei, hingga Oktober 2026.
Selain itu, tersedia promo hemat Rp300 per liter setiap Senin dan Jumat untuk pembelian BBM menggunakan MyPertamina. Konsumen juga berkesempatan memperoleh double poin setiap Sabtu dan Minggu yang dapat ditukar dengan berbagai merchandise menarik maupun kupon undian.
“Pertamina berharap dukungan seluruh pihak, termasuk media dan masyarakat, agar informasi terkait ketersediaan stok energi dapat tersampaikan secara positif dan akurat. Dengan kesiapan yang telah dimatangkan, Pertamina optimistis masyarakat Sulawesi Tenggara dapat menjalankan ibadah Ramadan serta tradisi mudik Idul Fitri dengan aman dan nyaman tanpa kekhawatiran terhadap pasokan energi,” tutupnya.(red)
Tidak ada komentar