Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka, menyerahkan secara langsung Tunjangan Profesi Guru (TPG), Tunjangan Hari Raya (THR), serta gaji ke-13 kepada para pengawas pendidikan menengah dan guru SMA, SMK, serta SLB negeri maupun swasta di Sulawesi Tenggara. IDNK, KENDARI – Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka, menyerahkan secara langsung Tunjangan Profesi Guru (TPG), Tunjangan Hari Raya (THR), serta gaji ke-13 kepada para pengawas pendidikan menengah dan guru SMA, SMK, serta SLB negeri maupun swasta di Sulawesi Tenggara.
Penyerahan tersebut dilakukan dalam kegiatan yang digelar di Kendari dan dihadiri ratusan tenaga pendidik dari berbagai daerah. Pada kesempatan yang sama, pemerintah provinsi juga menyalurkan bantuan seragam sekolah kepada siswa Sekolah Luar Biasa (SLB) sebagai bentuk dukungan terhadap pendidikan anak berkebutuhan khusus.
Dalam sambutannya, Andi Sumangerukka menegaskan bahwa pencairan berbagai tunjangan tersebut merupakan komitmen pemerintah daerah untuk memastikan hak-hak para guru dapat diterima tepat waktu dan secara transparan.
“Penyerahan ini saya minta dilakukan secara terbuka agar para guru dapat langsung menerima haknya. Ini bentuk komitmen kami untuk memastikan kesejahteraan tenaga pendidik tetap menjadi perhatian,” ujarnya.
Ia menjelaskan, percepatan pencairan tunjangan tersebut berawal dari adanya sejumlah guru yang datang menyampaikan aspirasi terkait kepastian pembayaran gaji ke-13 dan tunjangan lainnya.
Menanggapi hal tersebut, Gubernur langsung meminta jajarannya untuk melakukan pengecekan terhadap proses administrasi pencairan dana.
“Ketika saya cek, memang ada gaji ke-13 dan tunjangan untuk guru. Namun saat itu masih ada proses administrasi yang harus diselesaikan sebelum dana bisa ditransfer ke rekening penerima,” jelasnya.
Ia kemudian meminta agar proses tersebut dipercepat agar para guru tidak perlu menunggu terlalu lama untuk menerima hak mereka. Bahkan, ia sempat menargetkan pencairan dapat dilakukan pada 10 Maret, meskipun harus melalui proses pemindahan dana dari rekening induk ke rekening masing-masing penerima.
“Alhamdulillah hari ini sudah bisa disalurkan. Saya juga sudah melihat langsung, ada yang menerima sekitar tiga hingga empat juta rupiah,” katanya.
Sebagai bentuk apresiasi, Gubernur juga memberikan hadiah tambahan berupa satu kali gaji pokok kepada beberapa guru yang sebelumnya datang menyampaikan aspirasi mengenai pencairan tunjangan tersebut.
Menurutnya, penyerahan secara langsung dilakukan untuk memastikan proses penyaluran dana berjalan dengan baik serta menghindari potensi penyimpangan dalam pengelolaan anggaran.
“Saya ingin memastikan semuanya berjalan transparan dan tidak ada hal-hal yang tidak semestinya terjadi,” tegasnya.
Selain penyerahan tunjangan bagi guru, bantuan seragam sekolah kepada siswa SLB juga diharapkan dapat membantu meringankan beban orang tua sekaligus meningkatkan semangat belajar anak-anak berkebutuhan khusus di Sulawesi Tenggara.(Red/idnk)
Tidak ada komentar