Andi Sumanngerukka saat mengklarifikasi soal isu Gubernur Bayangan.(Foto: Ilham/IDNKendari.com) IDNKendari.com, Kendari–Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Andi Sumangerukka, akhirnya angkat bicara meluruskan rumor terkait keberadaan ‘Gubernur Bayangan’ berinisial P atau Purnomo Sidi.
Ia menegaskan bahwa tudingan tersebut tidak mendasar karena peran Purnomo murni untuk membantu percepatan pembangunan daerah dan tata kelolah.
Andi Sumangerukka menjelaskan bahwa Purnomo Sidi bertugas membantu tata kelola pemerintahan, khususnya dalam mengawal percepatan pekerjaan infrastruktur jalan.
“Gubernur bayangan itu tidak ada, yang dimaksud P ini atau Pak Purnomo blio hanya mempercepat proses dan analisa, jika anggaran pekerjaan infrastruktur itu tinggi maka bliau yang menganalisa, seperti halnya pekerjaan jalur dermaga di pelabuhan tampo yang pertama anggarannya diminta Rp 700 juta oleh Kadis Perhubungan Sultra, tetapi setelah saya minta pak Purnomo menganalisa ternyata anggaran pekerjaan jalan berlobang itu hanya menghabiskan baiaya Rp 10 juta, dan akhirnya pekerjaan jalan berlobang itu selesai dalam dua hari saja,” ungkaponya.
Ia juga menekankan bahwa Purnomo tidak menerima honor sepeser pun dari daerah.
“Beliau bekerja dengan ikhlas demi pembangunan Sultra. Beliau memahami kondisi daerah yang sedang melakukan efisiensi anggaran, jadi tidak ada honor untuknya,” tegas Gubernur.
Menanggapi video viral Ruslan Buton yang menyebut dirinya sulit ditemui akibat adanya ‘sekat’ dari Gubernur Bayangan, Andi membantah keras. Ia memastikan pintu komunikasinya selalu terbuka bagi siapa saja.
“Saya tidak sulit ditemui. Wartawan saja mudah bertemu saya, apalagi para kepala OPD dan masyarakat. Tidak ada yang dibatasi,” pungkasnya.
(erl/red)
Tidak ada komentar