Pria Lansia Asal Papua Barat Ditemukan Tak Bernyawa di Kapal Nelayan Teluk Kendari

waktu baca 2 menit
Rabu, 14 Jan 2026 15:52 238 IDNKendari.com

IDNKendari.com, Kendari–Warga di sekitar perairan Teluk Kendari digegerkan dengan penemuan seorang pria lanjut usia yang ditemukan meninggal dunia di atas kapal nelayan yang tengah sandar di perairann teluk Kendari.

Peristiwa tersebut terjadi di kawasan Jalan Garuda, Kelurahan Talia, Kecamatan Abeli, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Rabu (14/1/2026) pagi.

Kapolsek KP3 Kendari, Iptu La Ode Hasmil Hamzah, membenarkan adanya penemuan jasad tersebut. Ia mengungkapkan, korban diketahui berinisial AR (68), warga Kampung Sisir, Kelurahan Sisir, Kecamatan Kokas, Kabupaten Fakfak, Provinsi Papua Barat.

“Korban ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia di atas kapal nelayan yang sedang bersandar di perairan Teluk Kendari,” ujar Iptu La Ode Hasmil Hamzah kepada wartawan.

Ia menyebut, informasi awal terkait kejadian itu diterima pihak kepolisian sekitar pukul 08.20 Wita, setelah adanya laporan dari warga setempat.

Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Polsek KP3 Kendari yang dipimpin langsung oleh Kapolsek, bersama Polsek Abeli dan Ditpolairud Polda Sultra, segera menuju lokasi untuk melakukan penanganan awal.

Dari keterangan saksi berinisial A, warga Kelurahan Talia kepada  pihak kepolisian, korban pertama kali ditemukan saat saksi hendak mengantarkan makanan sekitar pukul 08.00 Wita. Namun, upaya memanggil korban tidak mendapatkan respons.

“Karena tidak ada jawaban, saksi kemudian melihat korban tergeletak di atas kapal dalam keadaan tidak bernyawa,” jelas Kapolsek.

Kejadian tersebut selanjutnya dilaporkan kepada warga sekitar dan diteruskan ke pihak kepolisian. Tim Inafis Polresta Kendari tiba di lokasi sekitar pukul 09.15 Wita untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Usai dilakukan pemeriksaan awal, jenazah korban dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Kendari guna menjalani visum dan pemeriksaan medis lebih lanjut.

“Hingga saat ini kami masih menunggu hasil visum untuk memastikan penyebab pasti kematian korban,” pungkasnya.(red)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA