Ilustrasi. Taliban angkat suara terkait serangan Israel ke Iran yang dapat memicu kekerasan di timur tengah. (Dok. AFP/AHMAD SAHEL ARMAN) Jakarta, theasianet.com-Taliban menyatakan kekhawatiran atas serangan terbaru Israel ke Iran, yang dikhawatirkan akan memicu peningkatan kekerasan di Timur Tengah.
Kelompok yang kini menjadi pemerintah Afghanistan tersebut mengutuk serangan yang dilakukan Israel terhadap pusat militer di Iran.
“Serangan-serangan tersebut merupakan upaya untuk memperparah kekerasan di wilayah tersebut, yang semakin memperumit dan mengintensifkan situasi yang tidak menguntungkan di wilayah tersebut,” demikian pernyataan Kementerian Luar Negeri Afghanistan pada Sabtu (26/10), seperti dikutip dari CNN Indonesia.com melalui AFP.
Serangan Israel terhadap Iran terjadi pada Sabtu dini hari dengan menyerang 20 pangkalan militer di tiga provinsi Iran, yakni Ilam, Khuzestan, dan Teheran. Israel menyatakan serangan tersebut telah berhasil dan misi telah selesai.
Iran menyatakan bahwa dampak serangan Israel terbatas dan hanya mengakibatkan dua prajurit tewas. “Serangan agresif berhasil diadang dan dibalas oleh sistem pertahanan udara terintegrasi negara,” kata pangkalan pertahanan udara Iran dilansir Aljazeera.
Serangan terbaru ini merupakan eskalasi terbaru dalam konflik yang terus berlangsung antara Iran dan Israel.
CNN Indonesia
Tidak ada komentar