Diplomat Muda Kemenlu Ditemukan Meninggal di Kos Menteng, Kepala Terlilit Lakban

waktu baca 2 menit
Rabu, 9 Jul 2025 02:27 181 IDNKendari.com

Theasianet.com, Kendari-Kabar duka menyelimuti Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia. Arya Daru Pangayunan (39), seorang diplomat muda yang berdedikasi, ditemukan tak bernyawa di kamar kosnya di Guest House Gondia, Jalan Gondangdia Kecil, Menteng, Jakarta Pusat, pada Selasa (8/7/2025) pagi sekitar pukul 08.00 WIB.

Temuan ini menyisakan tanda tanya besar, mengingat kondisi korban saat ditemukan.

Jasad Arya pertama kali diketahui oleh penjaga kos. Kekhawatiran muncul setelah korban tak bisa dihubungi keluarganya sejak malam sebelumnya. Saat pintu kamar yang terkunci dari dalam akhirnya terbuka, pemandangan mengejutkan tersaji. Arya terbaring di kasur, tertutup selimut, namun kepala dan wajahnya terlilit lakban kuning.

“Pintu kamar dalam kondisi terkunci dari dalam. Petugas Polsek Menteng dan Unit Reskrim Polres Jakarta Pusat langsung melakukan olah TKP, mengamankan rekaman CCTV, serta memeriksa sejumlah saksi,” terang Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro.

Untuk mengungkap penyebab pasti kematian Arya, jenazah korban langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) guna menjalani autopsi.

“Hingga kini, pihak kepolisian masih menunggu hasil pemeriksaan medis, menolak untuk berspekulasi mengenai dugaan penyebab kematian,”beberrnya.

Direktur Perlindungan WNI Kemlu RI, Judha Nugraha, membenarkan bahwa almarhum adalah diplomat fungsional muda yang memiliki peran penting dalam penanganan isu-isu perlindungan Warga Negara Indonesia di luar negeri.

“Almarhum Arya adalah pegawai Kemlu yang sedang bersiap untuk penugasan luar negeri. Kami sangat kehilangan dan menyerahkan sepenuhnya proses penyelidikan ini kepada pihak kepolisian,” ujar Judha, seperti dilansir Kompas dan MetroTV.

Diketahui, Arya Daru Pangayunan, merupakan lulusan Hubungan Internasional UGM asal Sleman, Yogyakarta, meninggalkan seorang istri dan dua anak. Ia dijadwalkan akan bertolak ke Finlandia pada akhir Juli 2025 untuk penempatan dinas luar negeri.

Kepergiannya yang mendadak, apalagi dengan kondisi yang tidak biasa, tentu meninggalkan duka mendalam dan menyisakan banyak pertanyaan bagi kolega dan keluarganya. Pihak kepolisian diharapkan dapat segera menyingkap tabir di balik peristiwa tragis ini.(Als/ma)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA