Elektabilitas ASR-Hugua Meroket di Pilgub Sultra, LSI Denny JA: ASR-Hugua Unggul di Hampir Semua Segmen Pemilih, Publik Ingin Pemimpin Bersih

waktu baca 3 menit
Rabu, 23 Okt 2024 23:43 185 IDNKendari.com

KENDARI, THEASIANET.COM-Seiring dengan semakin dekatnya hari pemilihan Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) 2024, Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA merilis hasil survei terbaru yang menunjukkan elektabilitas pasangan calon (paslon) Andi Sumangerukka (ASR)-Hugua mengalami peningkatan signifikan. Paslon nomor urut 2 ini mendominasi dengan angka elektabilitas sebesar 35,2 persen, mengungguli pasangan calon lainnya.

Survei yang dilakukan sebelum debat pertama Pilgub Sultra, antara tanggal 8-17 Oktober 2024, menggunakan metode standar multistage random sampling dengan wawancara tatap muka langsung kepada 800 responden terpilih. Survei ini memiliki margin of error 3,5 persen.

Direktur Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA, Adjie Alfarabi mengungkapkan, Dari hasil responden memilih pasangan ASR-Hugua sebagai pasangan paling bersih sebesar 38 persen, disusul pasangan Tina Nur Alam-LM Ihsan Taufik Ridwan sebesar 24,2 persen. Kemudian pasangan Lukman Abunawas-La Ode Ida (LA-IDA) sebesar 23,5 persen, dan pasangan Ruksamin-Sjafei Kahar sebesar 8,3 persen.

Ket. elektabilitas pasangan calon (paslon) Andi Sumangerukka (ASR)-Hugua mengalami peningkatan signifikan. Paslon nomor urut 2 ini mendominasi dengan angka elektabilitas sebesar 35,2 persen, mengungguli pasangan calon lainnya.

“Hasil survei menunjukkan bahwa ASR-Hugua memiliki potensi menang yang lebih besar di Pilgub Sultra 2024,” ungkap Direktur Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA, Adjie Alfarabi, dalam konferensi pers di Kota Kendari, Rabu (23/10/2024).

Keunggulan ASR-Hugua diperkirakan disebabkan oleh beberapa faktor. Adjie menjelaskan, ASR sebagai calon gubernur memiliki pesona kuat yang menarik simpati publik, meskipun popularitasnya belum mencapai puncak.

Selain itu, publik yakin bahwa pasangan ini paling mampu mengatasi masalah ekonomi yang menjadi perhatian utama masyarakat Sultra.

Ia juga menyebut, Faktor lain yang mendorong popularitas ASR-Hugua adalah citra bersihnya dari kasus korupsi.

Adjie menambahkan, Mayoritas pemilih di Sultra, yaitu sebesar 94,2 persen, menginginkan pemimpin yang bersih dari korupsi. Trauma atas kasus korupsi mantan gubernur sebelumnya menjadi faktor utama di balik keinginan publik untuk memilih pemimpin yang bersih.

Ket. elektabilitas pasangan calon (paslon) Andi Sumangerukka (ASR)-Hugua mengalami peningkatan signifikan. Paslon nomor urut 2 ini mendominasi dengan angka elektabilitas sebesar 35,2 persen, mengungguli pasangan calon lainnya.

Survei LSI Denny JA juga menunjukkan bahwa ASR-Hugua mengalami keunggulan di hampir semua segmen pemilih. Mereka mendominasi di kalangan pemilih agama, baik muslim maupun agama lain.

ASR-Hugua juga mengalami keunggulan di segmen pemilih milenial dan gen Z, serta gen baby boomers (pemilih di atas 60 tahun ke atas). Sementara itu, pasangan Tina-Ihsan mengalami keunggulan di segmen pemilih gen X.

“ASR-Hugua juga unggul di kalangan pemilih wong cilik, kelas menengah, dan ekonomi mapan. Pasangan ini juga mengalami keunggulan di segmen pemilih emak-emak, petani/peternak, wiraswasta, buruh, dan pekerja lainnya. Sementara Tina-Ihsan unggul di segmen pemilih ASN dan tidak bekerja,” ujar Adjie.

Meskipun ASR-Hugua menunjukkan keunggulan, Adjie menekankan bahwa dinamika suara di sisa waktu satu bulan sangat tergantung pada kemampuan masing-masing kandidat.

“Mereka harus mampu menjangkau pemilih, menaikan impresi personal, dan menjaga agar tidak terjadi kesalahan yang dapat merugikan,” tegas Adjie.(Red)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA