Kadin Sultra Pecahkan Rekor Nasional dengan 18 Dapur Makan Bergizi Gratis

waktu baca 2 menit
Sabtu, 26 Jul 2025 21:10 152 IDNKendari.com

Theasianet.com, Kendari-Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sulawesi Tenggara (Sultra) berhasil mencatatkan rekor nasional dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Sebanyak 18 proposal pembangunan dapur MBG dari Sultra telah disetujui, menjadi jumlah terbanyak di antara provinsi lain di Indonesia. Pengumuman ini disampaikan Koordinator Satgas MBG Kadin Indonesia, Desi Arianti, di Hotel Claro Kendari pada Jumat malam (25/7/2025).

Desi Arianti menyampaikan apresiasinya atas capaian ini. “Prestasi ini menunjukkan komitmen tinggi Kadin Sultra di bawah kepemimpinan Anton Timbang terhadap program Makan Bergizi Gratis,” ujarnya. Dari total 65 proposal yang diajukan Sultra, 18 di antaranya telah mendapat persetujuan dan akan segera dibangun.

Program MBG tidak hanya berfokus pada penyediaan menu sehat bagi anak-anak sekolah, ibu hamil, menyusui, dan keluarga miskin. Lebih jauh, program ini juga dirancang sebagai penggerak ekonomi lokal.

“Setiap dapur MBG akan mendukung penyerapan produk lokal seperti beras petani, sayur-sayuran, ikan dari nelayan, serta menciptakan lapangan kerja bagi tenaga setempat,” jelas Desi. Ia menambahkan bahwa program ini turut berkontribusi dalam mendukung visi program Presiden Prabowo Subianto.

Menanggapi persetujuan ini, Ketua Kadin Sultra, Anton Timbang, menyatakan pihaknya akan segera mempercepat pembangunan dapur-dapur tersebut. “Persetujuan ini akan memacu kami untuk merealisasikan pembangunan dapur-dapur berikutnya,” kata Anton.

Anton Timbang menekankan bahwa pembangunan dapur MBG akan menerapkan standar kualitas tinggi, mulai dari peralatan modern, aspek kebersihan, hingga instalasi pengolahan air limbah. “Standar tinggi ini penting agar program dapat memberikan dampak yang maksimal,” tambahnya.

Kadin Sultra juga telah memetakan lokasi tambahan di luar 65 usulan awal. Anton memiliki visi untuk membangkitkan ekonomi daerah hingga mencapai pertumbuhan 8 persen dan menurunkan angka kemiskinan melalui program ini.

“Program MBG tidak hanya sekadar makanan bergizi, tetapi juga upaya untuk pemerataan ekonomi,” ujar Anton. Ia menargetkan 200 dapur MBG akan berdiri di seluruh Sultra dan mengajak seluruh pihak untuk bekerja sama. “Mari kita bergandengan tangan demi masa depan anak-anak dan keluarga kita,” ajaknya.

Capaian ini diharapkan dapat menjadikan Sulawesi Tenggara tidak hanya dikenal sebagai pusat nikel, tetapi juga sebagai daerah dengan inisiatif ekonomi berbasis masyarakat melalui program Makan Bergizi Gratis.(rsl/an)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA