Theasianet.com, Medan – Kementerian Koordinator Bidang Politik, dan Keamanan (Kemenko Polkam) memastikan program unggulan pemerintah, Makan Bergizi Gratis (MBG), berjalan efektif di daerah. Hal ini ditunjukkan melalui kunjungan kerja ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polrestabes Medan pada Kamis (9/10/2025).

​Kunjungan ini bertujuan memantau langsung pelaksanaan program prioritas Presiden RI yang fokus pada penguatan ketahanan pangan dan peningkatan gizi bagi kelompok rentan.

​Asisten Deputi Koordinasi Otonomi Khusus Kemenko Polkam, Brigjen TNI Ruly Chandrayadi, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap sinergi yang terjalin dalam pengelolaan dapur gizi.

​“Apresiasi atas kolaborasi antara Badan Gizi Nasional (BGN), Polrestabes Medan, dan Yayasan Kemala Bhayangkari (YKB) dalam menjalankan dapur MBG yang efisien, higienis, dan berstandar tinggi,” tegas Brigjen TNI Ruly, Kamis (9/10/2025), dikutip melalui laman resmi Kemenko Polkam.

​Menurutnya, model operasional di Medan menjadi bukti bahwa program prioritas nasional dapat sukses berkat manajemen yang solid dan kerja sama lintas instansi. Ia pun mendorong agar model ini direplikasi di daerah lain.

Diketahui, ​dapur SPPG Polrestabes Medan telah beroperasi sejak 2 Mei 2025 dan kini melayani total 3.955 penerima manfaat di empat kecamatan. Diantaranya, Medan Tembung, Medan Perjuangan, Medan Timur, dan Medan Estate.

Sementara itu, sasaran utamanya adalah siswa SD/TK/PAUD, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.

​Operasional dapur melibatkan 51 personel, terdiri dari 4 staf BGN dan 47 relawan YKB.

Proses produksi makanan dilakukan dalam shift malam, yaitu pukul 22.00 hingga 03.00 dini hari, dilanjutkan dengan pengemasan dan distribusi dalam dua kloter demi menjaga kesegaran dan ketepatan waktu.

​Hasil pantauan lapangan oleh Kemenko Polkam menunjukkan seluruh operasional berjalan lancar dan efisien.

Hingga saat ini, tidak ada laporan kendala teknis, kasus makanan basi, atau keracunan. Seluruh proses pengolahan makanan wajib mengikuti standar teknis ketat yang ditetapkan oleh BGN, termasuk pengawasan mutu dan higienitas bahan pangan.

​Selain aspek gizi dan keamanan, dapur ini juga turut memberdayakan ekonomi lokal. Bahan baku makanan dibeli langsung dari pasar dan UMKM setempat, memberikan dampak positif bagi pelaku usaha kecil.

​Fasilitas dapur yang menempati dua unit bangunan milik Polrestabes Medan juga telah dipugar dan dilengkapi sarana modern seperti ruang pendingin, gudang, ruang inspeksi makanan, hingga ruang cuci peralatan, menjamin proses produksi berjalan optimal dan higienis.

​Kunjungan ini mempertegas komitmen Kemenko Polkam dalam mengawal koordinasi antarlembaga demi menjamin implementasi Program Makan Bergizi Gratis berjalan menyeluruh, tepat sasaran, dan berkelanjutan.

(ree/als)