Ket. acara puncak HGN di Jakarta International Velodrome, Presiden mengumumkan kenaikan kesejahteraan guru. THEASIANET, JAKARTA-Presiden Prabowo Subianto memberikan kabar gembira bagi para guru di Hari Guru Nasional (HGN) 2024. Dalam acara puncak HGN di Jakarta International Velodrome, Presiden mengumumkan kenaikan kesejahteraan guru yang akan mulai berlaku pada tahun 2025.
Kenaikan kesejahteraan ini meliputi guru ASN dan non-ASN. Guru ASN akan mendapatkan tambahan kesejahteraan sebesar satu kali gaji pokok, sedangkan guru non-ASN akan mendapatkan peningkatan tunjangan profesi menjadi Rp 2 juta per bulan.
Namun, kenaikan ini tidak berlaku otomatis bagi semua guru. Syarat utama untuk mendapatkan kenaikan kesejahteraan adalah dengan mengikuti dan lulus program Pendidikan Profesi Guru (PPG).
Dilansir dari Detik.com, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menjelaskan bahwa kualifikasi guru merupakan amanat undang-undang. Lulus PPG akan menjadi bukti peningkatan kualifikasi dan berujung pada tunjangan sertifikasi.
“Guru ASN mendapat tambahan kesejahteraan sebesar satu kali gaji pokok. Guru non-ASN nilai tunjangan profesinya ditingkatkan Rp 2 juta per bulan,” kata Mu’ti.
“Sesuai amanat undang-undang kan harus punya kualifikasi yang dengan kualifikasi itu dia punya sertifikasi dengan dapat sertifikasi maka dia dapat tunjangan sertifikasi,”tambahnya.
PPG merupakan program sertifikasi guru yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK) sejak 2018. Melalui program ini, para guru akan mendapatkan Sertifikat Pendidik yang diakui negara.
Sertifikat Pendidik merupakan bukti bahwa guru telah memenuhi standar profesionalitas yang ditetapkan pemerintah. Hal ini sejalan dengan Undang-Undangan Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, yang menyatakan bahwa guru adalah pendidik profesional.
(rel/bot)
Tidak ada komentar