Pemprov Riau Klarifikasi Soal Penangkapan Gubernur : Hanya Dimintai Keterangannya Bukan di OTT

waktu baca 1 menit
Selasa, 4 Nov 2025 01:14 81 IDNKendari.com

Theasianet.com, Jakarta–Pemerintah Provinsi Riau angkat bicara menanggapi kabar mengejutkan terkait Gubernur Abdul Wahid yang terseret operasi senyap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Senin (3/11).

Bantahan keras dilontarkan oleh Plt Kepala Diskominfotik Riau, Teza Darsa. Ia menyebut bahwa Gubernur Wahid hanya dimintai keterangannya, bukan menjadi target utama dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) tersebut.

Meskipun demikian, Pemprov Riau mengaku masih menunggu detail informasi resmi dari KPK.

Teza menegaskan bahwa jajaran Pemprov Riau menyerahkan sepenuhnya pada proses hukum yang berjalan di KPK, sembari berkomitmen penuh pada upaya pemberantasan korupsi.

“Informasi yang kami dapat, Pak Gubernur hanya diminta keterangan, bukan OTT,” ujar Teza Darsa, seperti dilansir detikcom, Senin (3/11).

Sebelum kabar penangkapan itu mencuat, Abdul Wahid diketahui sempat memimpin rapat di Rumah Dinas Jalan Diponegoro, yang dihadiri oleh sejumlah dinas dan kepala daerah.

Di sisi lain, Ketua KPK Setyo Budiyanto telah mengonfirmasi adanya OTT di Riau terkait proyek Dinas PUPR. Sebanyak 10 orang diciduk dalam operasi itu, termasuk Gubernur Riau Abdul Wahid dan pejabat Dinas PUPR.

KPK juga menyita sejumlah uang tunai sebagai barang bukti.

KPK kini memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang telah diamankan.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA