Political Future Leader Dorong Generasi Muda Berpolitik untuk Majukan Pariwisata Indonesia

waktu baca 2 menit
Sabtu, 30 Nov 2024 16:17 165 IDNKendari.com

Theasianet, Jakarta-Generasi muda memiliki peran penting dalam kemajuan pariwisata Indonesia. Hal ini ditegaskan oleh Utusan Khusus Presiden Bidang Pariwisata, Zita Anjani, dalam peluncuran program Political Future Leader yang diadakan Amanat Research di Jakarta pada Jumat (29/11).

Dilansir dari Cnnindonesia.com, Program Political Future Leader merupakan inisiatif yang mendorong partisipasi generasi muda dalam dunia politik. Zita menilai, anak-anak muda dapat membantu transformasi pola pikir masyarakat sehingga mereka dapat memanfaatkan pariwisata sebagai kekuatan ekonomi. Dengan demikian, sektor pariwisata dapat menghadirkan dampak ekonomi besar bagi masyarakat sekitar.

“Transformasi pola pikir masyarakat adalah kunci utama untuk menjadikan pariwisata sebagai kekuatan ekonomi nasional,” ujar Zita.

Zita menambahkan bahwa anak muda yang sudah terbiasa dengan teknologi akan dapat memanfaatkan kemampuan itu untuk promosi pariwisata. Terlebih, Indonesia kaya akan alam, budaya, hingga bahasa yang menarik wisatawan.

“Indonesia memiliki DNA pariwisata dengan keindahan alam yang beragam,” katanya.

Senada dengan Zita, Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi dalam kesempatan yang sama menegaskan bahwa peran anak muda dalam dunia politik sangat penting. Mereka dapat menghadirkan ide-ide baru dan menjadikan politik sebagai wadah perjuangan kesejahteraan rakyat.

“Parpol (partai politik) yang tidak melibatkan generasi muda akan kehilangan relevansi. Oleh karena itu, parpol harus memiliki struktur yang kuat, demokrasi internal, dan program-program yang menyentuh masyarakat. Stigma negatif terhadap politik harus diubah menjadi nilai perjuangan untuk membangun bangsa,” pungkas Viva.

Kegiatan Political Future Leader diikuti lebih dari 106 peserta yang terpilih dari 250 pendaftar, baik secara daring maupun luring. Program ini secara khusus berfokus pada kaderisasi, edukasi, dan riset politik.

 

(Boy/Erl)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA