Nakes di Muna Geruduk BKD, Tuntut Keadilan Penerimaan PPPK: “Hilang Namanya, Gaji Minim, Hanya Minta Keadilan”

waktu baca 2 menit
Jumat, 11 Okt 2024 16:01 127 IDNKendari.com

MUNA, THEASIANET.COM-Ratusan tenaga honorer kesehatan (nakes) di Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara, mengelar aksi demonstrasi di Kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Muna, Jumat (11/10/2024), untuk menuntut kejelasan dan keadilan dalam penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) 2024.

Mereka kecewa karena nama-nama mereka hilang saat mendaftar, meskipun sebelumnya terdaftar dalam pendataan pra-finalisasi 2022. Dalam orasinya, Koordinator Lapangan, La Ode Muhamad Suhas Darul, menekankan pentingnya memasukkan data tenaga honorer yang terdaftar pada pra-finalisasi 2022 ke dalam database Badan Kepegawaian Negara (BKN).

“Kami tidak banyak menuntut, hanya keadilan, menyatakan bahwa para nakes hanya ingin mendapatkan hak yang sama dalam proses penerimaan PPPK,”ujar Darul salah satu tenaga honorer nakes muna.

Darul juga meminta agar penerimaan PPPK dilakukan dalam satu sesi untuk memastikan kesamaan hak semua tenaga honorer yang telah mengabdi belasan tahun.

Ia menyoroti banyaknya tenaga honorer yang tidak terdaftar di BKN dan mendesak pemerintah daerah, khususnya BKD, untuk memastikan nama-nama tersebut dimasukkan kembali.

Darul juga menyoroti kondisi gaji yang sangat rendah, berkisar antara Rp 300-400 ribu, hingga tidak digaji sama sekali. “Ketidak akuratan data ini menunjukkan kurangnya perhatian pemerintah terhadap kami,” jelasnya.

Darul berharap pejabat sementara (Pjs) yang menjabat mau mendengarkan aspirasi mereka dan memperjuangkan hak-hak nakes yang tidak terdaftar. Ia mencatat bahwa lebih dari 425 tenaga honorer tidak terdaftar, sementara hanya sedikit yang terdata.

“Kami ingin semua nama yang masuk di pra-finalisasi bisa dimasukkan,” tutupnya.(Red)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA