Polda Sultra Gelar Binrohtal, Personel Diingatkan Pentingnya Syukur dan Keikhlasan dalam Bertugas

waktu baca 2 menit
Kamis, 20 Agu 2026 17:00 109 IDNKendari.com

IDNK, Kendari – Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara (Polda Sultra) menggelar Pembinaan Rohani dan Mental (Binrohtal) di Masjid Al-Amin Polda Sultra, Kamis (20/8/2026).

Kegiatan tersebut diikuti Kapolda Sultra Irjen Pol. Dr. Himawan Bayu Aji, S.H., S.I.K., M.H., Wakapolda Sultra Brigjen Pol. Budi Hermawan, S.I.K., para Pejabat Utama Polda Sultra, serta personel jajaran Polda Sultra.

Dalam kegiatan itu, tausiah disampaikan Ustad Iksan Aga, S.H. Ia mengajak seluruh personel untuk memperkuat keimanan dan menjadikan rasa syukur serta keikhlasan sebagai landasan dalam menjalankan tugas dan pengabdian kepada masyarakat.

Suasana kegiatan berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Ustad Iksan Aga mengawali tausiah dengan pantun dan humor ringan yang mendapat sambutan dari para jamaah.

Dalam pesannya, ia mengingatkan bahwa rasa syukur merupakan salah satu kunci kebahagiaan dalam menjalani kehidupan. Menurutnya, manusia kerap lebih banyak memikirkan sesuatu yang belum dimiliki dibandingkan mensyukuri berbagai nikmat yang telah diberikan Allah SWT.

“Jangan hanya melihat apa yang belum kita miliki. Nikmat iman, kesehatan, kesempatan beribadah hingga setiap nafas yang kita hirup merupakan karunia yang tidak ternilai,” demikian pesan yang disampaikan dalam tausiah tersebut.

Ia juga mengingatkan para jamaah bahwa kehidupan dunia hanya sementara dan menjadi bagian dari perjalanan menuju kehidupan akhirat. Karena itu, kecerdasan seseorang tidak hanya diukur dari pendidikan, jabatan maupun gelar, tetapi juga dari kemampuannya mempersiapkan amal sebagai bekal kehidupan setelah dunia.

Pesan tersebut kemudian dikaitkan dengan pelaksanaan tugas sebagai aparatur negara, khususnya anggota Polri. Setiap personel diingatkan untuk memahami bahwa tugas kepolisian pada hakikatnya merupakan bentuk pelayanan kepada masyarakat.

Ustad Iksan Aga menekankan pentingnya bekerja dengan tulus, ikhlas dan penuh integritas. Menurutnya, jabatan dan tugas yang diemban harus dijalankan sebagai bentuk pengabdian, bukan sekadar kewajiban pekerjaan.

Selain menyampaikan pesan keagamaan, tausiah juga dikemas dengan humor serta sentilan ringan terhadap berbagai fenomena sosial yang berkembang di tengah masyarakat. Hal itu membuat suasana Binrohtal berlangsung lebih komunikatif dan mendapat perhatian para peserta.

Melalui kegiatan tersebut, Polda Sultra berharap pembinaan rohani dapat menjadi sarana bagi personel untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan sekaligus memperkuat karakter dalam menjalankan tugas.

Nilai syukur, keikhlasan dan integritas diharapkan dapat menjadi pedoman setiap personel dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, sehingga mampu mewujudkan sosok anggota Polri yang humanis, profesional dan berakhlak mulia.(Red)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA