Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional dengan meraih empat penghargaan dalam ajang KEJAR Award 2026. IDNK, Bekasi — Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional dengan meraih empat penghargaan dalam ajang KEJAR Award 2026. Penghargaan tersebut diserahkan pada puncak peringatan Hari Indonesia Menabung (HIM) dan Bulan Literasi Keuangan (BLK) 2026 yang digelar di Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 13 Bekasi, Jawa Barat, Jumat (29/8/2026).
Rangkaian kegiatan yang mengusung tema “Merajut Masa Depan melalui Literasi dan Inklusi Keuangan” ini diselenggarakan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama kementerian/lembaga, Industri Jasa Keuangan, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan terkait.
Langkah ini menjadi bagian dari kampanye berkelanjutan untuk memperkuat budaya menabung sejak dini sekaligus mendukung pencapaian target inklusi keuangan nasional sebesar 98 persen pada 2045 melalui Program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR).
Dalam ajang tersebut, empat penghargaan yang diraih oleh perwakilan Sulawesi Tenggara meliputi:
Kepala OJK Provinsi Sulawesi Tenggara, Bismi Maulana Nugraha, menyampaikan apresiasinya atas pencapaian tersebut. Ia menilai penghargaan ini merupakan hasil sinergi dan komitmen bersama dalam memperluas akses keuangan bagi para pelajar.
“Penghargaan KEJAR Award 2026 merupakan hasil dari sinergi dan komitmen seluruh pemangku kepentingan di Sulawesi Tenggara dalam memperluas akses keuangan bagi pelajar. Terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara, Pemerintah Kabupaten/Kota, Bank Sultra, BPR Bahteramas Konawe, seluruh industri jasa keuangan, satuan pendidikan, guru, orang tua, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi,” ujar Bismi.
Ke depan, OJK Sultra berkomitmen untuk terus mendorong perluasan implementasi Program KEJAR di seluruh kabupaten/kota di Sultra melalui peningkatan kepemilikan rekening pelajar, edukasi keuangan, dan optimalisasi akses layanan jasa keuangan yang aman dan terjangkau.
Kegiatan di SRMA 13 Bekasi ini dihadiri oleh Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi, Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Pelindungan Konsumen OJK Dicky Kartikoyono, Anggota Dewan Komisioner LPS Ferdinand D. Purba, Sesmenko Perekonomian Susiwijono Moegiarso, serta Dirjen Stabilitas dan Pengembangan Sektor Keuangan Kemenkeu Herman Saheruddin. Turut hadir pula para kepala daerah penerima penghargaan, pimpinan asosiasi industri jasa keuangan, serta lebih dari 1.100 pelajar dan mahasiswa.
Dalam sambutannya, Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi menekankan pentingnya membangun kebiasaan menabung sedini mungkin untuk mendukung tingkat literasi dan inklusi keuangan segmen pelajar yang masih berada di bawah capaian nasional.
“Menabung sejak dini sangat penting untuk masa depan kalian. Menabung itu jangan menunggu uang kita banyak dulu. Justru supaya uangnya banyak, kita harus menabung sedikit demi sedikit. Jadi, kita harus membiasakan diri menabung sejak dini,” tegas Friderica.
Sementara itu, Dicky Kartikoyono menambahkan dalam sesi Leaders’ Insight bahwa kebiasaan menabung tidak hanya berfungsi untuk pengelolaan keuangan, tetapi juga berperan penting dalam membentuk karakter disiplin serta kemampuan mengendalikan diri pada generasi muda.
Tidak ada komentar