Kapolres Konawe Mediasi Dugaan Perundungan Siswa SD Nario Indah, Pihak Sepakat Damai Secara Adat

waktu baca 2 menit
Selasa, 1 Sep 2026 13:26 58 IDNKendari.com

IDNK,Kendari — Kapolres Konawe, AKBP Edi Raharjono, merangkul pihak sekolah, dinas terkait, dan orang tua siswa untuk meredam polemik dugaan perundungan (bullying) yang menimpa seorang murid di SD Negeri 1 Nario Indah, Kecamatan Wawotobi, Kabupaten Konawe.

Langkah cepat tersebut diambil melalui pertemuan klarifikasi yang digelar di SD Negeri 1 Nario Indah pada Senin (31/8/2026). Forum dialog ini dihadiri oleh jajaran PJU Polres Konawe, perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Konawe, pihak sekolah, tokoh masyarakat, hingga orang tua siswa yang bersangkutan.

Dari hasil klarifikasi, diketahui bahwa gaduhnya narasi perundungan yang sempat beredar di media sosial berawal dari perbedaan pemahaman dan miskomunikasi antara pihak sekolah dan orang tua murid.

AKBP Edi Raharjono menegaskan bahwa kehadiran jajarannya merupakan bentuk tanggung jawab moral agar masalah ini tidak berkepanjangan dan memengaruhi mental serta tumbuh kembang anak.

“Harapan kita, persoalan ini tidak melebar dan tidak memengaruhi perkembangan anak-anak. Jangan sampai ada kendala dalam pergaulan mereka dengan teman-temannya yang berkepanjangan. Persoalan seperti ini masih bisa dibicarakan dengan baik secara kekeluargaan,” tegas Edi.

Usai memimpin mediasi, Kapolres Konawe beserta rombongan menyambangi kediaman siswa yang bersangkutan di Desa Nario untuk memberikan dukungan moril serta menyerahkan tali asih.

Melalui pertemuan tersebut, seluruh pihak sepakat bahwa penyelesaian masalah akan ditindaklanjuti oleh Dikbud Kabupaten Konawe dengan mengedepankan jalur kekeluargaan melalui proses adat. Polisi juga mengimbau masyarakat untuk menyetop polemik di media sosial demi menjaga iklim pendidikan yang aman dan kondusif bagi anak.(Red)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA