Ilustrasi gambar SOLAR Theasianet.com, Kolut-Oknum polisi di Batalyon C Pelopor Brimob Totallang berinisial Iptu U membantah tudingan terkait membekingi dan menyelundupkan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Solar di pesisir Pantai Desa Lambai, Kecamatan Lambai, Kolaka Utara (Kolut), Sulawesi Tenggara (Sultra).
Iptu U mengaku, ia sempat kaget dengan sejumlah pemberitaan yang ada di media sosial yang menyebut namanya ikut terlibat dalam bisnis ilegal.
Ia juga menegaskan bahwa, pemilik jeriken yang diduga berisi BBM jenis solar itu bukanlah miliknya.
“Atas informasi yang beredar, saya berharap agar tudingan itu tidak perlu dibesar-besarkan, apalagi sampai diisukan membekingi bisnis ilegal di perairan tersebut”, katanya dalam keterangan tertulisnya pada Selasa (25/6/2025).
Kalaupun akan ada pemeriksaan dan investigasi dari penegak hukum yang lain, tentu ia siap menghadapinya dan memberikan keterangan yang sesuai fakta di lapangan.
“Termasuk tuduhan membekingi BBM ilegal itu tidak benar dan saya siap bertanggungjawab, serta memberikan keterangan jika memang dibutuhkan,” tegasnya.
Sebelumnya, video aktifitas warga diduga menyelundupkan BBM ilegal di Kolut viral di media sosial. Dalam video yang beredar, terlihat sejumlah pria memindahkan jeriken berisi solar dari daratan ke kapal-kapal kecil yang bersandar di tepi pantai.
Jeriken-jeriken itu sempat dijejerkan dan didokumentasikan, dan video serta foto-fotonya viral di media sosial pada Senin (23/6) malam.
Laporan : Ida
Tidak ada komentar