
Theasianet, Kendari-Bank Pembangunan Daerah (BPD) Sulawesi Tenggara (Bank Sultra) menorehkan kinerja positif pada tahun 2024. Hal ini terungkap dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahun Buku 2024 dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) yang digelar di Rumah Jabatan Gubernur Sultra, Senin (17/3/25).
Direktur Utama Bank Sultra, Abdul Latif, melaporkan bahwa hingga 31 Desember 2024, total aset Bank Sultra mencapai Rp14,1 triliun, dengan laba bersih setelah pajak sebesar Rp418,3 miliar. Laporan keuangan ini telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) dan dinyatakan wajar dalam semua aspek material.
Ia mengatakan, Untuk memperkuat perannya dalam pembangunan daerah, Bank Sultra menjalankan berbagai strategi, antara lain:
1. Dukungan terhadap pembangunan daerah: Bank Sultra berkomitmen untuk mendukung pembangunan daerah dengan memberikan kredit tanpa bunga bagi UMKM.
2. Pengelolaan dana dan inovasi layanan: Bank Sultra terus berupaya meningkatkan pengelolaan dana dan menghadirkan inovasi layanan, seperti tabungan berhadiah dan cashback rekening giro.

3. Digitalisasi layanan perbankan: Bank Sultra terus mendorong digitalisasi layanan perbankan, termasuk pengembangan Kartu Kredit Pemerintah Daerah (KKPD), sistem Host to Host Payment Gateway, dan implementasi QRIS.
4. Ekspansi kantor cabang dan renovasi infrastruktur: Bank Sultra melakukan ekspansi kantor cabang dan renovasi infrastruktur untuk meningkatkan layanan kepada nasabah.
5. Pemenuhan modal inti: Bank Sultra memenuhi ketentuan OJK terkait modal inti minimum yang telah ditetapkan.
Abdul Latif juga menegaskan, bahwa Bank Sultra akan terus berinovasi dan meningkatkan kinerja guna menghadapi tantangan industri perbankan yang semakin kompetitif.
“Kami berkomitmen memperkuat posisi Bank Sultra sebagai lembaga keuangan yang inovatif dan terpercaya. Dengan dukungan pemegang saham, kami optimistis mencapai target pertumbuhan lebih baik di masa mendatang,” ucap Abdul Latif.
Ia menyebut, dengan pencapaian ini, Bank Sultra diharapkan terus berkembang dan memberikan kontribusi nyata dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Sulawesi Tenggara.
Ditempat yang sama Komisaris Bank Sultra, Suhud, dalam menyampaikan bahwa pencapaian Bank Sultra di tahun 2024 merupakan hasil dari strategi bisnis yang selaras dengan kebijakan perusahaan dan regulasi yang berlaku.
“Keberhasilan ini berkat perencanaan yang matang, tata kelola yang kuat, serta dukungan dari pemerintah daerah dan masyarakat,” ujarnya.
Ia menegaskan pentingnya evaluasi dan pengawasan yang lebih ketat guna memastikan Bank Sultra tetap berada di jalur pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan.
RUPS Tahun Buku 2024 dan RUPS-LB ini turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Sultra, Asisten II Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Setda Prov. Sultra, para Bupati/Wali Kota se-Sulawesi Tenggara, kepala Biro hukum, kepala Biro pemerintahan, jajaran Komisaris dan Direksi Bank Sultra, serta jajaran pegawai Bank Sultra dan pejabat terkait.(Red)






Tinggalkan Balasan