Ratusan warga padati rumah korban yang diterkam buaya di Konawe Selatan. IDNKendari.com, Kendari–Rafli (14), seorang pelajar, warga asal Desa Awonio, Kecamatan Kolono, Konawe Selatan tewas setelah diterkam buaya saat sedang mandi sekaligus mencuci pakaian di sungai yang menjadi tempat bermain dan aktivitas sehari-hari warga sekitar.
Kejadian terjadi sekitar pukul 13.05 Wita, ketika korban bersama teman-temannya pergi ke sungai setelah pulang sekolah.
Kemudian, tanpa diduga, seekor buaya tiba-tiba menyerang Rafli yang tengah berada di perairan.
“Keluarga dan warga segera melakukan pencarian awal, namun tidak mendapatkan hasil apa-apa. Kami kemudian memanggil tim SAR gabungan untuk mengatasi situasi yang semakin mendesak,” ujar Amiruddin Kepala KPP Kendari saat diwawancarai.
Ia mengungkap, setelah sekitar 4 jam berjuang mencari, Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Staf Ops KPP Kendari, Rescuer KPP Kendari, BPBD Konawe Selatan, Polair Konawe Selatan, Damkar Konawe Selatan, masyarakat sekitar, dan keluarga korban akhirnya dapat menemukan tubuh Rafli dalam keadaan meninggal dunia sekitar pukul 17.30 Wita dengan Lokasi penemuan berada sekitar 50 meter dari titik kejadian.
“Usai ditemukan, tubuh korban kemudian dievakuasi ke rumah orang tuanya dan diserahkan secara resmi kepada keluarganya untuk dimakamkan,” ucapnya.
Ia menambahkan, dengan ditemukannya korban, operasi SAR yang digelar dalam kondisi darurat pun dinyatakan selesai dan seluruh unsur yang terlibat kembali ke masing-masing tugasnya.(Red)
Tidak ada komentar