Sebanyak 15 taruna gabungan Akademi Kepolisian (Akpol), Akademi Militer (Akmil), dan Akademi Angkatan Laut (AAL) akan menjalani kegiatan Bhakti Taruna Akademi Kepolisian dan Akademi TNI Tahun 2026 di wilayah Polda Sulawesi Tenggara. IDNK, Kendari – Sebanyak 15 taruna gabungan Akademi Kepolisian (Akpol), Akademi Militer (Akmil), dan Akademi Angkatan Laut (AAL) akan menjalani kegiatan Bhakti Taruna Akademi Kepolisian dan Akademi TNI Tahun 2026 di wilayah Polda Sulawesi Tenggara.
Para taruna tersebut diterima dalam apel penerimaan yang digelar di Lanud Halu Oleo Kendari, Minggu (2/8/2026), sebelum diberangkatkan menuju lokasi pengabdian di Sekolah Rakyat yang berada di Kabupaten Buton Tengah dan Kota Kendari.
Penjemputan para taruna dipimpin langsung Kepala Staf Korem (Kasrem) 143/Halu Oleo Kolonel Inf Puguh Binawanto. Kegiatan tersebut turut dihadiri Karo SDM Polda Sultra Kombes Pol Slamet Ramelan, S.I.K., S.H., M.H., Dirbinmas Polda Sultra Kombes Pol Suharman Sanusi, S.I.K., Palaksa Lanal Kendari Mayor Sumar Sadewo, serta Kadis Ops Lanud Halu Oleo Letkol Lek Bayu Pamungkas.
Dari total 15 taruna yang mengikuti kegiatan tersebut, masing-masing terdiri dari lima taruna Akpol, lima taruna Akmil dan lima taruna AAL. Mereka akan didampingi empat perwira pendamping serta empat personel Polda Sultra yang bertugas sebagai liaison officer (LO).
Rangkaian kegiatan diawali dengan pemeriksaan kesehatan oleh tim Dokkes Polda Sultra bersama tim kesehatan Lanud Halu Oleo. Setelah itu, para taruna mengikuti sarapan pagi dan apel penerimaan sebelum diberangkatkan menuju lokasi pengabdian.
Karo SDM Polda Sultra Kombes Pol Slamet Ramelan mengatakan, Bhakti Taruna menjadi bagian dari proses pembentukan karakter calon perwira TNI-Polri melalui pengalaman pengabdian secara langsung di tengah masyarakat.
Menurutnya, kehadiran para taruna di Sekolah Rakyat tidak hanya untuk menjalankan kegiatan pengabdian, tetapi juga memberikan pembinaan kepada peserta didik, khususnya dalam hal karakter, kedisiplinan, kepribadian dan wawasan kebangsaan.
“Melalui kegiatan Bhakti Taruna ini, para taruna tidak hanya belajar mengabdi kepada masyarakat, tetapi juga menjadi teladan dalam membangun karakter, disiplin, kepemimpinan, serta menanamkan nilai-nilai wawasan kebangsaan kepada para peserta didik Sekolah Rakyat. Ini merupakan bentuk sinergi TNI-Polri dalam mencetak generasi muda yang berkarakter dan cinta tanah air,” ujar Kombes Pol Slamet Ramelan.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut sekaligus menjadi sarana memperkuat kolaborasi antara TNI, Polri, pemerintah daerah dan dunia pendidikan dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia yang unggul.
“Kami berharap kehadiran para taruna dapat memberikan motivasi sekaligus pengalaman belajar yang bermanfaat bagi para siswa di Sekolah Rakyat,” tambahnya.
Selama pelaksanaan Bhakti Taruna, para taruna akan berinteraksi langsung dengan peserta didik melalui berbagai kegiatan pembinaan. Interaksi tersebut diharapkan dapat menanamkan nilai-nilai disiplin, kepemimpinan, nasionalisme dan semangat kebersamaan sejak dini.
Kegiatan ini juga diharapkan menjadi pengalaman bagi para taruna dalam memahami kehidupan masyarakat sekaligus mengasah jiwa kepemimpinan dan kemampuan berkomunikasi sebagai bekal sebelum nantinya mengemban tugas sebagai perwira TNI-Polri.(Red)
Tidak ada komentar