Berawal Dari Tembakan Peringatan Hingga Peluru Mengenai Gadis 13 Tahun

waktu baca 3 menit
Senin, 12 Feb 2024 11:15 175 IDNKendari.com

Kendari, THEASIANET.COM – Seorang remaja putri berinisial SF (13) harus merasakan kesakitan akibat tertembak peluru nyasar saat tengah tertidur di rumahnya, di Jalan Konggoasa, Kelurahan Watulondo, Kecamatan Puuwatu, Kota Kendari, pada Minggu, dinihari, (11/2/2024).

Akibat insiden itu, korban yang mengalami pendarahan pada bagian punggung sebelah kiri langsung di larikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Kendari untuk menjalani perawatan intensif.

Indas salah satu paman korban mengungkap, saat kejadian, dirinya mendengar suara keras dari atap rumah, dirinya mengira suara itu merupakan kaca lemari yang pecah, namun saat dicek, keluarga mendapati korban tengah meringis kesakitan dan berlumuran darah.

“Proyektil peluru ditemukan di bawah tempat tidur usai menembus tubuh kiri SF yang sedang tertidur, peluru diduga nyasar ini tiba-tiba jatuh dari atap seng menembus plafon rumah hingga mengenai punggung kiri korban,”Kata Indas saat ditemua awak media.

Korban penembakan ini pun kini tengah menjalani perawatan di ruang penindakan Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Bhayangkara Kendari.

Akibat insiden itu, misteri peluru nyasar itupun terungkap setelah pihak kepolisian dari Polresta Kendari membuka suara.

Kapolresta Kendari Kombes Pol Aris Tri Yunarko mengungkap, peluru nyasar yang mengenai gadis berusia 13 tahun tersebut merupakan proyektil dari anggota kepolisian yang saat itu sedang melakukan Patroli gabungan Cipta Kondisi bersama personil Polda Sultra dan Polresta Kendari.

Aris mengatakan, berawal saat tim personil Patroli Cipta Kondisi Polda Sultra dan Polresta Kendari mendapatkan informasi tentang adanya segerombolan anak muda membawa sajam samurai dan beberapa benda sajam lainnya dan mengancam sejumlah warga, kemudian tim patroli segera bergerak cepat menuju lokasi Jalan Patimura, Kelurahan Watulondo, Kecamatan Puuwatu pada sekitar 04.00 WITA pagi.

“Setelah tiba dilokasi para anak muda ini mengacungkan sajamnya ke arah petugas kepolisian, kemudian petugas melepaskan tembakan peringatan untuk meminta para sekelompok pemuda itu menyerahkan diri,”Katanya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, namun saat diberikan tembakan peringatan para pemuda tersebut kabur menggunakan kendaraan, dan berhasil membekuk satu pelaku beserta Sajam yang ia bawa.

“Tidak lama kejadian itu, kami mendapatkan informasi bahwa ada seorang warga yang terkena peluru nyasar, dan pihak kami kemudian menuju ke lokasi TKP untuk memastikan proyektil yang mengenai warga tersebut,”paparnya.

Dari hasil olah TKP yang dilakukan, lanjut Kombes Pol Aris, pihaknya memastikan proyektil senjata api yang dilepaskan petugas kepolisian saat melakukan patroli cipta kondisi saat itu, identik dengan proyektil yang mengenai punggung korban.

“Dari olah TKP proyektil yang mengenai punggung korban ini identik dengan proyektil senjata api yang digunakan petugas saat melakukan patroli cipta kondisi saat itu di sekitaran wilayah itu,”paparnya.

Kapolresta Kendari Kombes Pol Aris Tri Yunarko bersama jajarannya pun telah mendatangi korban dan keluarganya untuk meminta maaf terkait insiden peluru nyasar tersebut, dirinya mengatakan akan bertanggung jawab atas insiden peluru nyasar tersebut.*

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA