Seorang Wartawan Online Ditemukan Tewas di Hotel: Keluarga Curiga Dibunuh

waktu baca 2 menit
Minggu, 6 Apr 2025 18:49 117 IDNKendari.com

Jakarta, Theasianet-Duka menyelimuti dunia jurnalistik di Jakarta. Seorang wartawan media online berinisial SW (33) ditemukan meninggal dunia di salah satu hotel wilayah Kebon Jeruk, Jakarta Barat, pada Jumat (4/4/25) malam. Kabar duka ini menimbulkan misteri, pasalnya keluarga mencurigai SW meninggal karena dibunuh.

Mengetahui kejadian itu, polisi langsung mendatangi tempat kejadian saat mendapat laporan.

“Kemarin kita ke TKP jam 21.00 WIB, setelah dapat laporan. Jenazah ditemukan di kamarnya sendiri (di Hotel D’Paragaon Kebon Jeruk). Ini jenazah orang (asal) Palu,” kata Kasat Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Arfan Zulkan Sipayung, pada Sabtu (5/4/25), dikutip melelalui Cnnindonesia.com.

Jenazah SW kemudian dibawa ke Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur untuk proses autopsi.

Ia mengungkap, meskipun belum terdapat bukti penganiayaan benda tumpul pada tubuh korban, namun terdapat tanda lebam di beberapa bagian tubuh SW.

“Lebam di bagian badan. Di badan, tidak ada di muka. Maksudnya (belum) ada bukti penganiayaan, sementara ya, polisi telah memeriksa tiga orang saksi dari pihak Hotel D’Paragon Kebon Jeruk,”ujarnya.

Namun, kata dia, pihak keluarga SW mencurigai kematian SW dan menduga bahwa dia merupakan korban kekerasan berujung pembunuhan. Hal ini dinyatakan oleh kuasa hukum SW, Rogate Oktoberius Halawa, yang telah melaporkan peristiwa ini ke Polda Metro Jaya.

“Pihak keluarga korban melalui pengacaranya sudah memasukkan laporan ke Polda Metro Jaya, tentang dugaan tindak pidana pembunuhan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 338 KUHP,”ucapnya.

Kata Rogate bahwa ada kejanggalan dari kematian kliennya. Berdasarkan foto-foto yang dilihat, kondisi korban mengeluarkan darah dari hidung dan mulut.

“Setelah melihat foto-foto korban, pihak keluarga korban curiga bahwa korban meninggal dunia karena dibunuh. Karena dilihat dari foto kondisi korban mengeluarkan darah di hidung dan mulut, luka memar di wajah dan seluruh badan, serta ada sayatan di leher bagian belakang,” ujarnya, seperti dikutip dari Cnnindonesia.com.

Saat ini, pihak keluarga dan kuasa hukum masih menunggu hasil autopsi yang telah dilakukan oleh pihak kepolisian.

“Sudah dilakukan autopsi di Rumah Sakit (RS) Polri. Tadi disampaikan hasilnya akan segera dirilis karena menjadi atensi,”kata Rogate.(Red)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA