
Theasianet.com, Kendari-Ratusan jemaah haji asal Kota Kendari resmi kembali ke tanah air. Mereka disambut langsung oleh Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, dalam sebuah seremoni meriah yang dihadiri jajaran Forkopimda dan perwakilan instansi terkait di Hotel Zahra Syariah Kendari pada, Kamis (10/7/2025).
Total 556 jemaah haji Kota Kendari, yang telah menunaikan ibadah di Tanah Suci, akhirnya kembali dengan selamat dan sehat walafiat. Angka ini sekaligus menjadikan Kota Kendari sebagai daerah pengirim jemaah haji terbanyak di Sulawesi Tenggara tahun ini.

Wali Kota Kendari Siska Karina Imran tak mampu menyembunyikan rasa syukurnya saat menyambut kepulangan ratusan warganya itu.
“Kita menerima jemaah haji asal Kota Kendari sebanyak 556 orang dalam keadaan sehat walafiat tanpa kekurangan apapun, atas nama Pemerintah Kota Kendari, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang sudah membantu penyelenggaraan haji tahun 2025,”ucapnya dalam sambutan.
Ia juga berharap, doa-doa tulus yang dipanjatkan para jemaah selama di Tanah Suci dapat membawa keberkahan bagi masyarakat dan mempercepat kemajuan Kota Kendari.

Ia juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para jemaah atas keteguhan dan kesabaran mereka dalam menjalani seluruh rangkaian ibadah haji yang penuh tantangan.
“Ibadah haji bukan hanya perjalanan spiritual, tetapi juga latihan keimanan, kesabaran, dan pengorbanan, semoga nilai-nilai itu terus terpatri dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari,”tegasnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Penyelenggara Haji Kota Kendari, Hj. Marni, membeberkan detail teknis penyelenggaraan haji tahun ini. Ia menjelaskan bahwa 556 jemaah Kota Kendari terbagi dalam empat kelompok terbang (kloter), mulai dari Kloter 31 hingga Kloter 39.
“Jemaah Kota Kendari termasuk dalam beberapa kloter, seperti Kloter 31 dengan 52 orang, Kloter 35 sebanyak 117 orang, Kloter 36 UPG, dan Kloter 39 yang terdiri dari dua orang,” jelas Hj. Marni.
Ia menambahkan, meskipun sempat ada dinamika selama proses keberangkatan dan pemulangan, seluruh jemaah berhasil menunaikan ibadah dengan baik dan kembali dengan selamat.
Kata dia, dengan jumlah jemaah yang begitu besar, Hj. Marni menyoroti pentingnya perhatian terhadap alokasi petugas haji dari Kota Kendari di masa mendatang.
Ia berharap pemerintah dan instansi terkait dapat mempertimbangkan penambahan petugas pendamping demi kenyamanan dan kelancaran pelayanan haji tahun berikutnya.
“Sebagai bentuk penghargaan atas kerja keras dan dukungan berbagai pihak, Wali Kota Kendari juga menyerahkan apresiasi kepada instansi-instansi yang berperan penting dalam kelancaran penyelenggaraan ibadah haji. Penghargaan tersebut diberikan kepada Danlanud Haluoleo Kendari, Kapolresta Kendari, Pomad AD Kendari, Bandara Haluoleo Kendari, Dinas Kesehatan Kota Kendari, Kementerian Agama Kota Kendari, serta PT. Azahri Arta Jaya.(il/red)






Tinggalkan Balasan