Ipda Ariel Mogens Ginting, Kanit II Tipidter Satreskrim Polresta Kendari saat kunjungi santri korban keracunan makanan di Rumah Sakit. IDNKendari.com, Kendari–Polresta Kendari menegaskan komitmennya untuk mengutamakan keselamatan dan kesembuhan para santri yang menjadi korban dugaan keracunan. Kepolisian memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan medis secara maksimal serta pendampingan yang dibutuhkan selama masa pemulihan.
Sebagai bentuk kepedulian, jajaran Polresta Kendari melakukan kunjungan langsung ke lokasi perawatan para santri.
Ipda Ariel Mogens Ginting, Kanit II Tipdter Satreskrim Polresta Kendari mengatakan, kunjungan tersebut bertujuan memastikan fasilitas kesehatan yang diberikan sudah memadai, sekaligus memberikan dukungan moril kepada para korban dan menenangkan orang tua santri yang terdampak peristiwa tersebut.
Di sisi lain, kata dia, Polresta Kendari menegaskan bahwa proses hukum tetap berjalan secara profesional, objektif, dan bertanggung jawab. Penyelidikan terus dilakukan untuk mengungkap penyebab kejadian secara menyeluruh, termasuk menelusuri kemungkinan adanya kelalaian maupun pelanggaran terhadap standar kebersihan dan keamanan pangan.
“Kepolisian berkomitmen mengusut tuntas kasus ini agar terang benderang, sekaligus menjamin kejadian serupa tidak terulang kembali di kemudian hari,” tegas Ipda Ariel mantan Kanit I Sat Narkoba Polresta Kendari itu, kepaada IDNKendari.com, Selasa (13/1/2026).
Sebagai langkah pencegahan, tambah Ariel, pengawasan terhadap standar kebersihan dan keamanan pangan akan diperketat.
“Polresta Kendari juga terus berkoordinasi dengan instansi terkait, khususnya di bidang kesehatan dan lingkungan, guna memastikan penanganan dilakukan secara komprehensif,” ungkapnya.
Ia menegaskan, apabila dalam hasil penyelidikan ditemukan adanya unsur kelalaian atau pelanggaran hukum, Polresta Kendari memastikan pihak-pihak yang bertanggung jawab akan diproses sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
“Kepolisian pun siap mengambil tindakan tegas dan terukur sebagai wujud penegakan hukum serta perlindungan maksimal terhadap keselamatan para santri,” tutup pemuda lulusan Akpol itu.(red)
Tidak ada komentar