Mendagri Apresiasi Kolaborasi Pemerintah Daerah Sultra dalam Gerakan Pangan Murah di Kendari

waktu baca 2 menit
Selasa, 26 Agu 2025 17:13 171 IDNKendari.com

Theasianet.com, Kendari-Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengunjungi Kota Kendari untuk membuka secara resmi Gerakan Pangan Murah (GPM) pada Senin, 26 Agustus 2025, sekaligus untuk menghadiri Rapat Koordinasi Nasional Produk Hukum Daerah (Rakornas PHD) 2025.

Acara ini yang dibukanya tentu menjadi langkah konkret pemerintah pusat dan daerah dalam mengatasi inflasi dan memastikan pasokan bahan pangan terjangkau bagi masyarakat.

Mendagri RI Tito Karnavian sambangi stand posko pangan.

Dalam sambutannya, Tito menyampaikan apresiasinya atas kolaborasi yang terjalin antara Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Badan Pangan Nasional (Bapanas), Bulog, dan Pemerintah Kota Kendari.

Menurutnya, pasar murah ini adalah bentuk intervensi pemerintah untuk menstabilkan harga bahan pangan.

Setelah membuka acara, Tito berkeliling ke 28 posko vendor untuk melihat langsung produk yang ditawarkan.

Ia tampak memastikan bahwa bahan pangan yang dijual, seperti beras, minyak goreng, gula pasir, dan telur, sayur sayuran, cabai tersedia dalam jumlah memadai dan dijual dengan harga yang lebih rendah dari pasaran.

Tito menekankan kembali mandat Presiden Prabowo Subianto yang menyatakan bahwa negara merdeka adalah negara yang mampu mencapai swasembada pangan.

“Dengan kegiatan ini, masyarakat bisa menikmati berbagai bahan pangan dengan harga di bawah rata-rata,” ujar Tito.

Untuk menjaga stabilitas pangan, Mendagri menyebut pemerintah pusat terus bersinergi dengan pemerintah daerah, BUMN, BUMD, hingga pihak swasta seperti Kadin.

“Sinergi ini bertujuan untuk memastikan program ketahanan pangan berjalan lancar dan efektif,” ujarnya.

Dalam kegiatan ini, 28 vendor turut serta menjual berbagai bahan pangan dengan harga miring, antara lain, Beras SPHP: Rp11.600/kg, Beras Premium: Rp14.800/kg, Minyak Kita: Rp15.500/liter, Minyak Premium: Rp21.000/liter, Gula Pasir: Rp17.000/kg, Telur Ayam: Rp26.000/rak.

Selain itu, tersedia pula bawang putih Rp40.000/kg, bawang merah Rp45.000/kg, cabai rawit Rp45.000/kg, daging ayam Rp30.000/kg, dan aneka sayuran dengan harga terjangkau.

Sementara itu, Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, berharap GPM ini dapat membantu mengendalikan laju inflasi dan menjaga stabilitas pemenuhan kebutuhan pangan bagi masyarakat.

“alhamdulillah jadi antara kadin pemerintah provinsi, pemerintah kota kendari dan bahan pangan indonesia serta pihak terkait yang alhamdulillah sangat antusias khususnya masyarakat kota kendari dalam membeli yang tadik sudah di sajikan pagan murah dan semoga inflasi di kota kendari terus terkendali,” tutupnya.

 

(als/red)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA